Tinta Rakyat Nusantara.Com, Pontianak – Satgas Pangan Polda Kalimantan Barat melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan stok beras di sejumlah lokasi di Kota Pontianak. Kegiatan ini dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Kalbar bersama Ps. Kasubdit I, personel unit II & III Subdit I serta personel Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalbar, Kamis (28/8).
Adapun lokasi pengecekan meliputi ritel modern, pasar tradisional, hingga produsen beras, yaitu: Ritel Modern "Kaisar" (Jl. Pattimura, Pontianak Kota); Pasar Flamboyan – Toko Akhim, Williams, Usaha Putra, dan Aliang (Jl. Gajahmada, Pontianak Selatan) serta Produsen PT. Duta Pangan Mandiri (Jl. Parit Bugis, Sungai Raya, Kubu Raya)
Hasil Pengecekan Harga dan Stok di lapangan adalah sebagai berikut:
*Ritel Modern Kaisar*
Menjual beberapa merek beras seperti Bambu Hijau, Koala Madu, Ayam Mas, dan Pandan Hijau dengan harga berkisar Rp15.400 – Rp16.575/kg.
Total stok mencapai 8,2 ton, dengan pasokan mingguan rata-rata 6,8 ton.
*Pasar Tradisional Flamboyan*
Toko Akhim & Toko Williams menjual beras SPHP (BULOG) seharga Rp12.800/kg dengan stok relatif kecil (250–500 kg), namun pasokan mingguan mencapai 4 ton.
Toko Usaha Putra menjual berbagai merek komersial dengan harga Rp14.600 – Rp17.100/kg. Stok cukup besar yakni 6 ton.
Toko Aliang menjual merek seperti Surya Timur, Buah Lai, Top Man, dan Royal Regal dengan harga Rp15.800 – Rp15.900/kg. Stok mencapai 8 ton.
*Produsen PT. Duta Pangan Mandiri*
Memiliki stok bahan baku 270 ton dan stok siap edar sekitar 34 ton (Beras Belalang, Bambu Hijau, dan Kelinci).
Harga jual ke ritel Rp14.900/kg dengan penyaluran rata-rata 30 ton/dua minggu.
Dirreskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol. Burhanudin, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa langkah ini akan terus dilakukan Polda Kalbar sebagai bentuk pengawasan terhadap pasar. "Pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras di wilayah Kalbar. Dari hasil pengecekan, stok beras aman dan tidak ditemukan adanya praktik penimbunan.", tegasnya.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. juga menambahkan, "Polri bersama Satgas Pangan akan terus memantau pergerakan harga dan distribusi bahan pokok, terutama beras. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dan tidak melakukan panic buying, karena ketersediaan beras masih mencukupi.", pungkasnya.
(*/Dwi-Red).
Komentar0