GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Tindak Lanjut Kunjungan Wapres, Wagub Aceh Dorong Percepatan Pembangunan 7 Jembatan dan Jalan Lesten


Tinta Rakyat Nusantara.Com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen sejumlah jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. Percepatan tersebut dinilai penting untuk memulihkan konektivitas antarwilayah sekaligus menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., bersama Wakil Gubernur Aceh Fadlullah saat melakukan pertemuan dengan jajaran Kementerian PU di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Suhaidi memaparkan sejumlah titik infrastruktur yang dinilai mendesak untuk segera ditangani secara permanen. Menurutnya, kerusakan jalan dan jembatan pascabencana tidak hanya berdampak terhadap mobilitas masyarakat, tetapi juga menghambat distribusi logistik serta aktivitas perekonomian.

“Pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami. Kami mohon dukungan Kementerian PU agar sejumlah ruas jalan dan jembatan ini dapat segera ditangani secara permanen, sehingga masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” ujar Suhaidi.

Ia menjelaskan, usulan percepatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Dalam kunjungannya, Wakil Presiden melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang terdampak bencana serta meminta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, jika pembangunan permanen tidak segera dimulai, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat akan terus terhambat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah menegaskan Pemerintah Aceh siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues.

“Infrastruktur yang tangguh adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU segera merespons usulan ini demi pemerataan pembangunan dan keselamatan warga di Gayo Lues,” ujar Fadlullah.

Adapun sejumlah infrastruktur strategis yang diusulkan untuk dipercepat pembangunan permanennya meliputi:

Jembatan Aih Bobo, dengan bentang 80 meter.

Jembatan Kendawi, dengan bentang 80 meter.

Jembatan Rerebe, Tripe Jaya, dengan bentang 180 meter.

Jembatan Pintu Rime, dengan bentang 180 meter.

Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya, dengan bentang 80 meter.

Jembatan Simpang Kenyaran–Aih Ilang, dengan bentang 80 meter.

Jembatan Lesten, dengan bentang 120 meter.

Pembangunan Jalan Lesten, sepanjang 10,7 kilometer.

Pemkab Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat terhadap usulan tersebut dapat segera direalisasikan. Percepatan pembangunan infrastruktur permanen diharapkan mampu membuka kembali akses antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, serta mempercepat pemulihan ekonomi Gayo Lues pascabencana.

(Zainal/Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.