Tinta Rakyat Nusantara.Com, NGADA – Kepolisian Sektor (Polsek) Riung, Polres Ngada, menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar bagi warga yang mengungsi akibat gempa bumi Flores. Bantuan tersebut disalurkan di Posko Pengungsian Taman Kerahiman, Lengkosambi Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Bantuan Kemanusiaan Polri tersebut disalurkan oleh personel Polsek Riung yang dipimpin Kanit Binmas Polres Ngada, Aiptu Bintaran. Bantuan menyasar warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian akibat kekhawatiran terhadap gempa susulan.
Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang, mengatakan bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa sembako, tetapi juga sejumlah kebutuhan khusus bagi para pengungsi, seperti selimut, tikar, dan popok bayi.
"Bantuan Kemanusiaan Polri ini diberikan kepada para pengungsi gempa bumi Flores yang berada di tenda pengungsian Taman Kerahiman, Lengkosambi Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada," ujar Ipda Martinus.
Ia juga mengimbau masyarakat yang masih berada di pengungsian agar tidak terlalu cemas, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
"Saya berharap warga tidak terlalu cemas. Memang masih terdapat gempa susulan, tetapi tidak terlalu besar seperti sebelumnya," katanya.
Menurutnya, apabila situasi sudah dinyatakan stabil dan terdapat pemberitahuan resmi dari pihak berwenang, masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
"Kita tetap menunggu pemberitahuan resmi dari BMKG. Apabila situasi sudah mulai stabil, warga dapat kembali ke rumah masing-masing untuk melaksanakan aktivitas seperti biasa," lanjutnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, warga yang mengungsi di Taman Kerahiman berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Lengkosambi. Pengungsi tersebut terdiri atas lanjut usia, orang dewasa, remaja, anak-anak hingga balita.
Adapun jumlah pengungsi yang tercatat yakni 38 jiwa dari Desa Lengkosambi Tengah, 120 jiwa dari Lengkosambi, serta 215 jiwa dari Lengkosambi Utara.
Salah seorang pengungsi, Maria Goreti Murni (67), warga Lengkosambi Utara, menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian atas bantuan yang diberikan kepada para pengungsi.
"Terima kasih kepada Bapak Polisi yang sudah mengantarkan bantuan kepada kami. Bahan-bahan yang diberikan sudah kami terima," ungkapnya.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi warga lanjut usia yang berada di lokasi pengungsian.
"Terutama untuk kami yang sudah jompo, semuanya sudah menerima. Titip salam kami kepada para pimpinan. Terima kasih, Tuhan memberkati," tuturnya.
Dari pantauan di lokasi, warga secara mandiri membuat sejumlah tanda sebagai penunjuk dan penanda di sekitar area pengungsian. Selain itu, sejumlah tenda pengungsian juga telah didirikan oleh personel Polri untuk mendukung kebutuhan warga yang terdampak gempa.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga yang masih berada di lokasi pengungsian. (TRN/Red)

Komentar0