GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Polda Kalbar Gelar Latihan Alarm Siaga, Perkuat Kesiapan Hadapi Bencana dan Situasi Kontinjensi


Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK, KALBAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam dan situasi kontinjensi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sebagai langkah antisipatif, Polda Kalbar menggelar Latihan Alarm Siaga yang melibatkan personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Mapolda Kalbar, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum., melalui pelaksanaan apel siaga.

Latihan ini menjadi sarana untuk mengecek kesiapan personel, kelengkapan peralatan pendukung, sekaligus menguji kecepatan respons jajaran kepolisian dalam menghadapi kondisi darurat.

Latihan Alarm Siaga merupakan salah satu langkah strategis Polda Kalbar untuk memastikan setiap personel mampu bergerak secara cepat, tepat, profesional, dan terkoordinasi.

Kesiapan tersebut sangat diperlukan, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), maupun situasi darurat lainnya.

Melalui latihan tersebut, seluruh personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika terjadi keadaan darurat. Koordinasi antarsatuan juga menjadi bagian penting agar proses penanganan bencana dapat berjalan efektif dan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Selain kesiapan sumber daya manusia, pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung turut menjadi perhatian. Seluruh peralatan yang dibutuhkan dalam penanganan kondisi darurat harus dipastikan berada dalam kondisi optimal dan siap digunakan setiap saat.

Dalam amanatnya, Wakapolda Kalbar menyampaikan pesan Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., bahwa kesiapsiagaan merupakan salah satu kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.

Seluruh personel diminta untuk terus menjaga kedisiplinan, meningkatkan kemampuan individu maupun satuan, serta memastikan seluruh perlengkapan pendukung operasional selalu siap digunakan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.

“Latihan alarm siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan Polri. Setiap personel harus mampu merespons setiap perkembangan situasi secara cepat, tepat, dan terukur sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun keadaan darurat,” ujar Brigjen Pol. Hindarsono.

Dengan pelaksanaan Latihan Alarm Siaga tersebut, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi bencana alam maupun situasi kontinjensi di wilayah Kalimantan Barat.

(*/Dwi-Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.