GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Polda Kalbar Bekali Siswa Baru SMKN 5 Pontianak Literasi Digital dan Keterbukaan Informasi Publik


Tinta Rakyat Nusantara.Com, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) terus mendorong penguatan karakter dan literasi digital generasi muda. Melalui Subbidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Bidhumas Polda Kalbar, para siswa baru SMKN 5 Pontianak dibekali pemahaman mengenai Keterbukaan Informasi Publik serta pentingnya bijak dalam bermedia sosial.

Kegiatan tersebut digelar di halaman SMKN 5 Pontianak dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (22/7/2026).

Materi disampaikan Plt. Kasubbid PID Bidhumas Polda Kalbar AKP Suyadi, didampingi Ps. Paur Urpullahinfodok Ipda Syamsul Munir, S.A.P., bersama personel Subbid PID Bidhumas Polda Kalbar.

Kegiatan diikuti antusias oleh para peserta didik baru sebagai bagian dari pembekalan wawasan kebangsaan dan literasi digital sejak dini.

Dalam pemaparannya, AKP Suyadi menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sekaligus mendukung kehidupan demokrasi.

Menurutnya, setiap warga negara, termasuk pelajar, memiliki hak untuk memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik, para pelajar juga diberikan edukasi tentang pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, penggunaannya harus disertai kemampuan untuk menyaring informasi dan membedakan antara fakta dengan informasi yang belum terverifikasi.

Para siswa diingatkan untuk tidak mudah menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan, edukasi kepada pelajar merupakan bagian dari komitmen Polda Kalbar dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda yang merupakan pengguna aktif media sosial.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa keterbukaan informasi publik harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi yang benar. Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jadilah generasi yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial,” ujar Bambang.

Ia berharap materi yang diberikan dalam rangkaian MPLS tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam memanfaatkan media sosial secara positif, baik sebagai sarana belajar, berkarya, berbagi inspirasi, maupun memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan.

Dengan pembekalan tersebut, para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif.

(TRN/Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.