GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Kolaborasi Guru, Komite, dan Orang Tua Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pendidikan di SDN 28 Pontianak Kota


Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK – SD Negeri 28 Kecamatan Pontianak Kota menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema "Membangun Kolaborasi Peran Guru dan Komite Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja" sebagai upaya memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan demi meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Kegiatan Bimtek tersebut dilaksanakan di SDN 28 Pontianak Kota pada Kamis (2/7/2026), dihadiri oleh Kepala Bidang P2TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Hj. Rita Kartikasari, SE., MM., Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Pontianak, H. Burhansyah, S.Ag., M.Pd., Pengawas Pembina SDN 28 Analia Nesa, M.Pd., Wakil Ketua Komite SDN 28 Dr. Rody Putra Sartika, M.Pd., kepala sekolah, dewan guru, serta orang tua dan wali murid.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 28 Pontianak Kota, Eka Milasari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya oleh sekolah, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi yang erat antara guru, komite sekolah, dan orang tua.

"Kegiatan Bimtek ini kami selenggarakan dengan keyakinan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat berdiri sendiri. Guru yang profesional memerlukan dukungan dari komite sekolah maupun orang tua agar proses pembelajaran berjalan optimal dan tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini peran komite sekolah dan orang tua telah memberikan kontribusi positif terhadap berbagai program sekolah. Namun, kolaborasi tersebut masih perlu terus diperkuat agar mampu meningkatkan kinerja sekolah secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap terbangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi, terciptanya komunikasi yang lebih terbuka, serta lahirnya langkah-langkah nyata dalam meningkatkan mutu pembelajaran, sarana prasarana, dan lingkungan belajar yang kondusif.

Sementara itu, Kepala Bidang P2TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Hj. Rita Kartikasari, SE., MM., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen.

"Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang kolaborasi. Keberhasilan pendidikan membutuhkan kesamaan visi, kepercayaan, dan komitmen bersama," katanya.

Ia berharap Bimtek tersebut tidak berhenti sebatas diskusi, tetapi mampu menghasilkan implementasi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Kami ingin kolaborasi ini benar-benar berjalan, sehingga kinerja sekolah meningkat dan pelayanan pendidikan bagi siswa semakin optimal," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Pontianak, H. Burhansyah, S.Ag., M.Pd., menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang efektif antara guru dan komite sekolah.

Menurutnya, sekolah merupakan sebuah ekosistem pendidikan yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan seperti belum optimalnya fungsi komite sekolah, minimnya komunikasi, serta perbedaan persepsi mengenai peran masing-masing.

Hasil kerjasama berkolaborasi ini terbukti adanya kebersamaan salah satu contoh dengan tampilnya seni tari dari orang tua dalam kegiatan acara disekolah, menjaga nama baik sekolah serta menjaga kebersamaan dan kebersihan lingkungan ini membuktikan adanya kersama menjaga lingkungan sekolah.

"Melalui Bimtek ini, kita ingin membangun komunikasi yang efektif, memperjelas peran masing-masing, serta mendorong kolaborasi program yang berdampak pada peningkatan kinerja sekolah," jelasnya.

Ia juga memaparkan sejumlah strategi untuk memperkuat kolaborasi, di antaranya menyatukan visi, membangun komunikasi secara rutin, membagi peran secara jelas, serta menerapkan transparansi dalam pelaksanaan program maupun pengelolaan keuangan sekolah.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Komite SDN 28, Dr. Rody Putra Sartika, M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagaimana konsep Tri Pusat Pendidikan yang dikemukakan Ki Hajar Dewantara.

Menurutnya, guru berperan sebagai pendidik di sekolah, keluarga memperkuat pembentukan karakter di rumah, komite sekolah menjadi jembatan kemitraan, sementara masyarakat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

"Dengan komunikasi yang baik, saling percaya, dan semangat gotong royong, seluruh unsur pendidikan dapat menyatukan visi untuk mewujudkan sekolah yang berkualitas serta menghasilkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia," ujarnya.

Melalui Bimtek tersebut, SDN 28 Pontianak Kota berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara sekolah, komite, dan orang tua dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas bagi seluruh peserta didik.

(Ria/Editor:Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.