GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Kalapas Bireuen Pastikan Layanan Makanan Warga Binaan Sesuai Standar dan SOP Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

 


Tinta Rakyat Nusantara.Com, Bireuen – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen, Didik Niryanto, bersama Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Irwandani dan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Sulaiman, secara rutin melaksanakan monitoring terhadap proses pengelolaan makanan bagi warga binaan di dapur Lapas, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Bireuen dalam memastikan penyelenggaraan layanan makanan bagi warga binaan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta ketentuan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, Kalapas bersama jajaran meninjau secara langsung kebersihan area dapur, kualitas bahan makanan, proses pengolahan makanan, hingga penyajian menu yang dikerjakan oleh tamping dapur. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, serta kecukupan gizi bagi warga binaan.

Kalapas Didik Niryanto menegaskan bahwa pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk pelayanan makanan yang layak, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab negara yang harus dilaksanakan secara optimal.

"Makanan bagi warga binaan harus memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan gizi sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, kami melakukan pengawasan secara rutin agar seluruh proses pengelolaan makanan berjalan sesuai standar dan SOP yang telah ditetapkan," ujar Didik Niryanto.

Ia menjelaskan, seluruh bahan pangan yang digunakan terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan sebelum diolah. Selain itu, penyusunan menu dilakukan menggunakan siklus menu yang telah ditetapkan guna menjaga variasi makanan sekaligus memenuhi kebutuhan gizi harian warga binaan sesuai ketentuan pemasyarakatan.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, dapur Lapas Kelas IIB Bireuen juga telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa fasilitas dan proses pengolahan makanan di Lapas telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi sesuai standar kesehatan yang berlaku. Penilaian meliputi kebersihan sarana dan prasarana dapur, keamanan bahan pangan, proses pengolahan makanan, sanitasi peralatan, hingga kelayakan lingkungan. Pencapaian ini semakin memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Bireuen dalam menghadirkan layanan makanan yang aman, sehat, bergizi, dan layak bagi seluruh warga binaan.

Sementara itu, petugas pengelola bahan makanan menyampaikan bahwa pengawasan terhadap kualitas bahan pangan dan proses pengolahan makanan dilakukan setiap hari. Pemeriksaan meliputi kondisi bahan makanan, kebersihan dapur, kelengkapan peralatan memasak, serta penerapan prinsip higiene dan sanitasi selama proses pengolahan berlangsung.

Kalapas Didik Niryanto menambahkan bahwa monitoring terhadap dapur dan layanan makanan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan layanan dasar di Lapas Kelas IIB Bireuen.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan sesuai standar kepada seluruh warga binaan. Penyediaan makanan yang layak merupakan bagian penting dari upaya pembinaan serta pemenuhan hak-hak warga binaan selama menjalani masa pidana," tegasnya.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Bireuen akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan makanan melalui pengelolaan dapur yang semakin baik, peningkatan kompetensi tamping dapur, serta penguatan koordinasi dengan petugas kesehatan guna memastikan seluruh layanan dasar bagi warga binaan terpenuhi secara optimal.

(Zainal/ Editor:Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.