Tinta Rakyat Nusantara.Com, ENTIKONG, SANGGAU – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, UPT Puskesmas Entikong bekerja sama dengan Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sanggau, dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) akan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Kecamatan Entikong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan Layanan Perbankan Nusantara Batas Negeri yang digelar oleh Bank Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2026, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Pasar Modern PLBN Entikong.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis dengan hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pendaftaran dapat dilakukan langsung di lokasi kegiatan, melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, maupun melalui kontak panitia yang telah disediakan.
Kepala UPT Puskesmas Entikong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini berbagai penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular.
Berbagai layanan kesehatan yang akan tersedia dalam kegiatan tersebut meliputi skrining mandiri, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemeriksaan status gizi, pemeriksaan kesehatan telinga, pemeriksaan gigi, pemeriksaan risiko penyakit menular, serta pemeriksaan risiko penyakit tidak menular.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Entikong dan sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan ini. Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sehingga dapat dilakukan penanganan lebih cepat apabila ditemukan gangguan kesehatan,” ujar pihak UPT Puskesmas Entikong.
Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat perbatasan yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pola hidup sehat.
Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, panitia menyediakan layanan informasi melalui nomor kontak 0821-2043-4177.
Dengan adanya kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan preventif sebagai langkah awal menjaga kesehatan diri dan keluarga di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
(Vj/ Editor:Red).

Komentar0