Tinta Rakyat Nusantara.Com, SIMALUNGUN – Anggota DPRD Sumatera Utara, Mangapul Purba melaksanakan Reses III Tahun Sidang II 2025-2026 di Dusun Parsaguan, Nagori Simpang Panei Raya, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Sabtu (16/5/2026).
Dalam sambutannya, Mangapul Purba menyampaikan bahwa hubungan emosional dengan masyarakat setempat telah terjalin sejak lama. Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut pernah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan telah terealisasi beberapa tahun lalu.
“Bahkan, kita sudah pernah mengajukan pembangunan infrastruktur jalan di Nagori ini ke Pempropsu. Puji dan syukur, usulan pembangunan itu sudah terlaksana beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut itu juga mengajak masyarakat agar serius mengikuti kegiatan reses dan memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat agar dapat diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Sesi diskusi reses dipandu oleh Edi Rusman Purba dengan moderator Jekson Hutahaean. Dalam dialog tersebut, sejumlah persoalan menjadi perhatian utama warga.
Kelangkaan pupuk subsidi menjadi salah satu keluhan utama masyarakat petani karena dinilai menghambat pola tanam dan produktivitas pertanian warga.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak, khususnya ruas dari Simpang Panei Tongah menuju Dusun Sibolangit dan dusun lainnya. Kondisi jalan yang rusak parah disebut membahayakan keselamatan pengguna jalan. Bahkan, angkutan desa disebut tidak lagi bersedia melintasi jalur tersebut sehingga masyarakat terpaksa menggunakan jasa ojek dengan biaya lebih mahal.
Permasalahan lain yang turut disampaikan yakni masih tingginya jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Nagori Simpang Panei Raya.
Warga juga menyoroti kondisi saluran irigasi yang kini tidak terurus setelah tenaga honorer Dinas Sumber Daya Air dipindahkan menjadi pegawai di dinas lain.
Menanggapi berbagai aspirasi masyarakat tersebut, Mangapul Purba mengaku seluruh persoalan yang disampaikan sangat penting karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Ia berjanji akan menyampaikan seluruh hasil reses kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun serta dinas terkait untuk ditindaklanjuti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Pangulu Nagori Simpang Panei Raya Sepliber Siahaan beserta perangkat nagori dan tokoh masyarakat Marudut Tampubolon.
(ARS/ Editor:Red).

Komentar0