Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK – Untuk meningkatkan kinerja satuan pendidikan, SDN 35 Pontianak Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema Membangun Kolaborasi Peran Guru dan Komite Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabid P2TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Rita Kartikasari.SE.,MM, Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Pontianak, H. Burhansyah.S.Ag.,M.Pd, Ketua Komite Sekolah Djohardi Zainul.SH, Kepala Sekolah Dr. Herwulan Irine Purnama.M.Pd, para guru, serta orang tua siswa.
Dalam keterangannya, Rita Kartikasari.SE.MM, menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini patut diapresiasi karena pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kegiatan ini menjadi salah satu cara mempererat sinergi antara warga sekolah dan orang tua murid, sekaligus menyamakan persepsi terhadap aturan yang berlaku, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan di sekolah.
Sementara itu, H. Burhansyah.S.Ag.,M.Pd, dalam pemaparannya menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang efektif antara guru dan komite sekolah. Ia menyebut sekolah sebagai sebuah ekosistem pendidikan yang membutuhkan peran aktif semua pihak.
Menurutnya, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti belum optimalnya fungsi komite, minimnya komunikasi, serta perbedaan persepsi peran antara guru dan komite sekolah.
“Melalui Bimtek ini, kita ingin membangun komunikasi efektif, memperjelas peran masing-masing, serta mendorong kolaborasi program yang berdampak pada peningkatan kinerja sekolah,” jelasnya.
Ia juga memaparkan sejumlah strategi kolaborasi, mulai dari penyatuan visi, komunikasi rutin, pembagian peran yang jelas, hingga transparansi dalam pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan.
Di tempat yang sama, Kepala SDN 35 Pontianak Selatan, Dr. Herwulan Irine Purnama.M.Pd, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya bergantung pada guru semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang kolaborasi. Keberhasilan pendidikan membutuhkan kesamaan visi, kepercayaan, dan komitmen bersama,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Bimtek ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami ingin kolaborasi ini benar-benar berjalan, sehingga kinerja sekolah meningkat dan pelayanan pendidikan bagi siswa semakin optimal,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas.
(Ria/Editor:Red).




Komentar0