Tinta Rakyat Nusantara.Com, Tegal — Universitas Pancasakti Tegal kembali menggelar Aquaculture Festival (Aquafest) 2026 yang berlangsung di Auditorium Daryoen Seno Admodjo, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, berkolaborasi dengan komunitas pecinta ikan channa serta pecinta hewan eksotis.
Festival ini tidak hanya menampilkan kontes ikan channa, tetapi juga pameran hewan eksotis, talk show edukatif, serta berbagai kompetisi yang menarik minat masyarakat dan komunitas dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Ketua panitia, Ahmad Mughni Rozaki, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan dengan jangkauan peserta yang semakin luas.
“Peserta tahun ini bahkan datang dari Malaysia, Singapura, hingga Padang Pariaman. Ke depan, kami berharap semakin banyak peserta internasional yang bergabung,” ujarnya.
Pada Aquafest 2026, terdapat 11 kategori lomba yang dipertandingkan, di antaranya Limbata Beginner, Stewarti Beginner, Pulchra Beginner, hingga Maru YS Beginner. Para peserta memperebutkan trofi Aquaculture Festival serta total hadiah sebesar Rp30 juta.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan terkait budidaya dan perawatan ikan channa, yang semakin diminati sebagai ikan hias.
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Nurjanah, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempromosikan keindahan serta keunikan ikan channa, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi sumber daya perairan.
“Aquafest merupakan kegiatan rutin tahunan HMPS-BDP. Tahun ini diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta peserta luar negeri,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor VI, Noor Zuhry, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Aquaculture Festival menjadi bukti nyata kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam mengembangkan sektor perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kolaborasi, serta kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan ilmu dan teknologi di bidang perikanan dan kelautan,” ujarnya.
Ia juga berharap Aquafest dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang perikanan dan kelautan.
Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan berbagai pihak, Aquaculture Festival 2026 diharapkan mampu menjadi ajang prestisius sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan komunitas pecinta ikan hias.
(Tim Liputan).

Komentar0