Tinta Rakyat Nusantara.Com, Banda Aceh — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Yan Rusmanto, secara resmi menerima penghadapan 13 alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Angkatan 56 di ruang kerjanya, Rabu (18/02/2026). Pertemuan ini menandai dimulainya masa pengabdian para tunas muda pemasyarakatan tersebut di wilayah Aceh.
Dalam arahannya, Yan Rusmanto menekankan pentingnya setiap personel baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami kultur organisasi di masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) tempat mereka bertugas. Ia berharap para alumni tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi mampu menghadirkan inovasi dan semangat pembaruan.
“Kalian harus segera membaur dan memahami kultur di UPT masing-masing. Jadikan ilmu serta pengalaman selama pendidikan sebagai kontribusi nyata. Saya ingin teori yang kalian pelajari bertransformasi menjadi solusi konkret di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme merupakan fondasi utama yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Disiplin, komitmen terhadap aturan, serta menjaga marwah institusi menjadi pesan penting yang ditekankan kepada para alumni.
“Integritas adalah harga mati. Kalian adalah generasi penerus yang kami harapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di lingkungan Pemasyarakatan, khususnya di Aceh. Jadilah petugas berkarakter dan selalu mengedepankan profesionalisme,” tegasnya.
Usai kegiatan penghadapan, ke-13 alumni Poltekip Angkatan 56 tersebut langsung melanjutkan perjalanan menuju UPT Pemasyarakatan yang telah ditetapkan di berbagai wilayah Aceh. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat komitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, modern, dan humanis.
(Zainal/ Editor:Red).



Komentar0