Tinta Rakyat Nusantara.Com, Meulaboh — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Lhokseumawe Wahyu Prasetyo bersama Ketua PIPAS Cabang Lapas Lhokseumawe menghadiri Sarasehan dan Rapat Koordinasi di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, yang dirangkaikan dengan Pertemuan Rutin PIPAS Daerah Aceh, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kantor Wilayah Nomor: WP.1.UM.01.01-429 dan dipusatkan di Rayon IV, tepatnya di Lapas Kelas IIB Meulaboh.
Rakor tersebut dihadiri oleh para Kepala Bagian dan Kepala Bidang Kanwil Ditjenpas Aceh serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Aceh. Kalapas Lhokseumawe hadir selaku Pembina PIPAS Cabang, didampingi para istri yang menjabat sebagai Ketua PIPAS Cabang di masing-masing UPT.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan peran aktif PIPAS dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan PIPAS ini, terjalin silaturahmi yang kuat serta meningkatnya sinergitas antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Aceh,” ujarnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan bazar oleh Kakanwil yang didampingi para Kepala UPT. Bazar tersebut menampilkan berbagai produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari seluruh UPT se-Aceh.
Tidak hanya meninjau stan, Kakanwil juga memberikan dukungan nyata dengan membeli produk hasil karya WBP dari setiap UPT sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan upaya kemandirian warga binaan.
Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan Sarasehan dan Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Aceh, didampingi para Kabag dan Kabid, serta diikuti seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Aceh.
Dalam rapat tersebut, dibahas secara khusus persiapan kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam rangka peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lapas Kelas IIA Banda Aceh.
“Saya berharap seluruh Kepala UPT dapat memaksimalkan peluang keberadaan SPPG ini agar mampu menjadi sarana pemberdayaan Warga Binaan,” tegas Yan Rusmanto.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh UPT terhadap Program Ketahanan Pangan, yang merupakan salah satu program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara Kakanwil, para Kabag/Kabid, dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan sebagai wadah menyerap aspirasi, mencari solusi atas berbagai kendala, serta meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan ke depan.
(Zainal/ Editor:Red).

Komentar0