GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Pengimbasan Pembelajaran Mendalam (PM) Digelar K3S Pontianak Tenggara


Tinta Rakyat Nusantara.com, Pontianak — Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pontianak Tenggara menggelar kegiatan Pengimbasan Pembelajaran Mendalam (PM) di SDS Pertiwi, Rabu(10/12/2025). Kegiatan ini menghadirkan sepuluh kepala sekolah yang telah mengikuti program PM dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak untuk membagikan praktik baik kepada seluruh kepala sekolah negeri dan swasta di wilayah tersebut.

Kegiatan turut dihadiri para pengawas dan pendamping, yakni Shela Agris, S.Pd, Elviyana, S.Pd, dan Lulu Supiadi, SE.

Sepuluh kepala sekolah yang memaparkan program kegiatan PM adalah:

  1. Nurbaini Sipahutar, S.Pd (SDN 09) — Strategi Penguatan Penyelarasan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah
  2. Antonius Yayan, S.Pd (SDS Gembala Baik 2) — Refleksi: Mengubah Pengalaman Menjadi Pembelajaran
  3. Munawar, M.Pd (SDN 24) — Grelian Karakter Nusantara
  4. Nurhayati, SE (SDS Pelita Cemerlang) — IHT Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (PM)
  5. Slamet Supriono, S.Pd (SDN 32) — Peningkatan Kompetensi Pendidik dalam Pembelajaran Mendalam (PM)
  6. Hj. Tri Sumaharti, M.Pd (SDN 37) — Program Budaya Gemar Belajar
  7. Yayah Bajatusdaniah, M.Pd (SDS Al Zhar) — Adab Islami untuk Penguatan Pembelajaran Mendalam (PM)
  8. Sr. Tanti Yosepha CP (SDS Plus Gembala Baik) — Pendampingan Road Model Pembelajaran Mendalam (PM)
  9. Jaleha, S.Pd (SDS Wisata Hasanah) — Membangun Kemitraan Pembelajaran
  10. Lina Pulungan, M.Pd (SDS Global Maju Khatulistiwa) — IHT untuk Peningkatan Pembelajaran Mendalam (PM)

Ketua K3S Pontianak Tenggara Nurbaini Sipahutar, S.Pd menjelaskan bahwa pengimbasan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman dan implementasi PM di seluruh satuan pendidikan.

Menurutnya, Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan pendidikan yang menekankan pemahaman utuh dan bermakna, bukan sekadar hafalan. PM mengintegrasikan empat unsur utama:

  • Olah Fikir: pengembangan daya pikir kritis, logis, dan analitis
  • Olah Hati: pembentukan etika dan karakter
  • Olah Rasa: pengembangan kepekaan estetika dan sosial
  • Olah Raga: penguatan aspek fisik dan kinestetik dalam proses belajar

“Tujuan PM adalah menciptakan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sehingga siswa dapat mengembangkan penalaran kritis, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga prinsip utama dalam Pembelajaran Mendalam:

  1. Berkesadaran — siswa terlibat aktif dengan penuh perhatian
  2. Bermakna — siswa memahami relevansi ilmu untuk kehidupan nyata
  3. Menggembirakan — proses belajar menumbuhkan emosi positif, semangat, dan rasa ingin tahu

“Ketika pembelajaran bersifat menggembirakan, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengalaminya,” jelasnya. 

(Ria/ Editor:Red)


Komentar0

Type above and press Enter to search.