Tinta Rakyat Nusantara.Com, SINGKAWANG, KALBAR – Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak umat Islam memperkuat persatuan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif.
Pesan tersebut disampaikan UAS saat memberikan tausiah dalam Tabligh Akbar di Lapangan Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Jumat malam (2/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Ulama dan Umara dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah untuk Singkawang yang Beradab dan Berkemajuan” itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Pantauan di lokasi menunjukkan Lapangan Kridasana dipadati jamaah dari berbagai kalangan yang datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mendengarkan langsung tausiah UAS.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Menteri Agama RI, Gubernur Kalimantan Barat, Wali Kota Singkawang, sejumlah kepala daerah di Kalimantan Barat, jajaran Forkopimda Kota Singkawang, MUI, MABM, tokoh agama, para santri dari berbagai pondok pesantren, serta jamaah majelis taklim.
Kehadiran UAS di Kota Singkawang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Milad ke-7 Fatmi Ummi.
Dalam tausiyahnya, UAS menekankan bahwa ukhuwah dan persatuan merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak umat untuk membangun hubungan yang baik, saling menghormati, serta tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
UAS juga mengingatkan pentingnya membiasakan mengucapkan salam ketika bertemu sesama Muslim.
Menurutnya, salam bukan sekadar ucapan, melainkan doa dan bagian dari ajaran Islam. Ia menjelaskan bahwa mengucapkan salam merupakan sunnah, sementara menjawab salam merupakan kewajiban bagi orang yang mendengarnya.
Selain persoalan ukhuwah, UAS turut mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan, khususnya di Kota Singkawang dan Kalimantan Barat secara umum.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan karakter Singkawang sebagai daerah yang memiliki keberagaman masyarakat. Sikap saling menghormati, menjaga komunikasi dan mengedepankan persatuan menjadi modal penting dalam memelihara kehidupan sosial yang harmonis.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat menyambut baik pelaksanaan Tabligh Akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh siraman rohani sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Ia berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.
Wali Kota Singkawang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Ia secara khusus mengapresiasi penyelenggara Fatmi Ummi yang menghadirkan UAS untuk memberikan tausiah kepada masyarakat Kota Singkawang.
Wali Kota menegaskan bahwa Singkawang merupakan kota bersama yang harus dijaga stabilitas dan kondusivitasnya. Nilai toleransi, kebersamaan dan sikap saling menghormati antarelemen masyarakat, menurutnya, harus terus dipelihara.
Antusiasme jamaah terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Lapangan Kridasana dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan yang mengikuti acara dengan tertib.
Tabligh Akbar tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi ruang dakwah dan siraman rohani, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pesan persatuan, ukhuwah, toleransi serta komitmen bersama menjaga Kota Singkawang tetap aman, damai dan kondusif. (Tim/TRN)



Komentar0