GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Pimpin Apel Pagi, Aspidum Kejati Jatim Ingatkan Integritas dan Disiplin Bukan Sekadar Kehadiran


Tinta Rakyat Nusantara.Com, JAWA TIMUR – Kedisiplinan, kerapian, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dalam memperkuat budaya kerja profesional dan berintegritas. Hal tersebut ditegaskan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jawa Timur, Muhammad Ali Akbar, S.H., M.H., saat memimpin apel pagi di halaman kantor Kejati Jawa Timur, Senin (26/10/2026).

Apel yang diikuti jajaran asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, para koordinator, serta seluruh pegawai tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya pada awal pekan.

Dalam arahannya, Muhammad Ali Akbar mengapresiasi kedisiplinan pegawai yang mengikuti apel. Ia menegaskan bahwa disiplin tidak hanya diukur dari kehadiran, tetapi juga harus tercermin dalam kepatuhan terhadap peraturan, tanggung jawab, etika, serta kesungguhan menyelesaikan pekerjaan.

Menurutnya, budaya disiplin harus diterapkan secara konsisten dalam setiap aspek pelaksanaan tugas. Dengan demikian, setiap pegawai dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang tertib sekaligus mendukung optimalisasi kinerja institusi.

Selain kedisiplinan, Aspidum juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor. Penataan meja kerja, ruangan, serta dokumen dan berkas perkara harus menjadi perhatian seluruh pegawai agar tertata dengan baik dan mudah diakses saat dibutuhkan.

“Kebersihan tempat kerja itu tanggung jawab kita bersama. Tolong masing-masing perhatikan meja dan sekitarnya, pastikan berkas tersusun rapi dan ruangan selalu bersih,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kedisiplinan dalam berpenampilan, khususnya kepatuhan mengenakan Pakaian Dinas Kejaksaan (Gamjak) sesuai ketentuan, lengkap dengan atribut yang dipersyaratkan.

Kepatuhan terhadap aturan berpakaian, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga identitas, kehormatan, dan wibawa institusi Kejaksaan. Karena itu, seluruh pegawai diharapkan memperhatikan ketentuan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab profesional.

Menutup arahannya, Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa kedisiplinan dan kerapian harus berjalan seiring dengan penguatan integritas serta peningkatan kualitas pelayanan. Seluruh pegawai diminta bekerja secara profesional, konsisten mematuhi aturan, dan menghindari pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

Melalui penegasan tersebut, Kejati Jawa Timur mendorong terciptanya budaya kerja yang tertib, bersih, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional serta menjaga kepercayaan publik. (TRN/Hms)

Komentar0

Type above and press Enter to search.