Tinta Rakyat Nusantara.Com, ACEH TIMUR – Keuchik Gampong Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Sabidin, S.E., membantah kabar yang menyebutkan warga setempat berencana menggelar aksi demonstrasi terhadap PT Medco E&P Malaka menyusul insiden suara gemuruh di fasilitas Central Processing Plant (CPP) Blok A, Senin (26/10/2026).
Sabidin menegaskan, dirinya tidak membenarkan klaim bahwa seluruh warga Gampong Blang Nisam akan melakukan aksi protes terbuka terhadap perusahaan migas tersebut.
Menurut Sabidin, keberadaan PT Medco E&P Malaka selama ini telah memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, termasuk warga Gampong Blang Nisam.
“Selama ini, kehadiran PT Medco E&P Malaka telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain membuka peluang kerja, berbagai kegiatan sosial perusahaan juga telah dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kontribusi perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga mencakup kegiatan sosial di bidang kesehatan dan pendidikan yang dinilai turut membantu masyarakat sekitar.
Sabidin berharap hubungan antara perusahaan dan masyarakat terus terjaga melalui komunikasi yang baik. Dengan demikian, berbagai persoalan maupun kekhawatiran yang muncul dapat dibicarakan secara terbuka untuk mencari solusi bersama.
Menurutnya, keberadaan investasi di Kecamatan Indra Makmu diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan warga dan pembangunan gampong.
Meski membantah kabar rencana demonstrasi tersebut, Sabidin menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara masyarakat, pemerintah gampong, dan pihak perusahaan. Ia berharap setiap persoalan yang muncul dapat disikapi melalui dialog sehingga masyarakat memperoleh penjelasan yang diperlukan.
“Pada prinsipnya, kita berharap hubungan baik antara masyarakat dan perusahaan tetap terjaga. Kehadiran perusahaan diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi warga, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya,” jelas Sabidin.
Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan mengenai insiden suara gemuruh di fasilitas CPP Blok A serta tanggapan resmi pihak PT Medco E&P Malaka terkait peristiwa tersebut.
(Zainal/Red).

Komentar0