GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Pastikan Karhutla Tak Kembali Membara, Koramil Jajaran Perketat Patroli di Tiga Wilayah Singkawang


Tinta Rakyat Nusantara.Com, Singkawang – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi terus diperkuat jajaran Kodim 1202/Singkawang. Selasa, (22/09/2026), patroli dan monitoring dilakukan secara serentak di tiga wilayah, yakni kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, serta Kelurahan Mayasopa.

Di kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, Kelurahan Sedau dan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, patroli melibatkan Koramil 1202-02/Singkawang Selatan, Yon TP 839/SA BKO Kodim 1202/Singkawang, Lanud Harry Hadisoemantri, Babinsa, perangkat kelurahan, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Tim menyusuri kawasan rawan untuk memastikan tidak ada sisa bara maupun munculnya api sekunder. Hasil pengecekan menunjukkan kondisi lapangan aman dan terkendali, tanpa ditemukan titik api maupun asap.

Sementara itu, di Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, personel Koramil 1202-03/Singkawang Tengah bersama lima personel Satgas BKO dan MPA juga melakukan patroli terhadap lahan terdampak Karhutla. Petugas memastikan api telah padam dan tidak menemukan titik api baru maupun asap.

Patroli juga dilakukan di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, tepatnya di kawasan perkebunan gaharu CV Aroma Alam Borneo. Babinsa Sertu Ismail bersama delapan personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Singkawang Timur melakukan ground check terhadap lahan terdampak Karhutla seluas kurang lebih **150 hektare**. Hasil pengecekan menunjukkan tidak terdapat api maupun asap yang muncul dari lahan tersebut.

Dandim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., menegaskan bahwa padamnya api bukan berarti kewaspadaan berakhir.

“Setelah api padam, kita tetap harus memastikan tidak ada bara yang tersisa dan tidak muncul api sekunder. Karena itu, patroli dan monitoring terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan,” tegasnya.

Menurutnya, upaya pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun asap. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, potensi Karhutla dapat kita cegah sejak dini,”pungkasnya. 

(Pendim 1202/TRN-Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.