Tinta Rakyat Nusantara.Com, JAKARTA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mendatangi Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, Senin (27/9/2026), untuk memastikan proses penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Al-Farlaky mempertanyakan perkembangan Jaminan Hidup (Jadup), stimulan ekonomi, serta bantuan isi hunian yang diperuntukkan bagi korban banjir.
Bupati bertemu dengan Direktur Kemensos yang menangani persoalan Jadup. Pertemuan tersebut dilakukan setelah Menteri Sosial berhalangan hadir dalam rapat terbatas bersama Presiden.
Al-Farlaky menyampaikan bahwa berdasarkan data yang telah diverifikasi Badan Pusat Statistik (BPS) hingga tahap 10, jumlah penerima manfaat di Kabupaten Aceh Timur mencapai 222.521 jiwa.
Adapun alokasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut terdiri atas anggaran Jadup lebih dari Rp300 miliar, bantuan isi hunian lebih dari Rp100 miliar, serta stimulan ekonomi sekitar Rp301 miliar.
Menurut pihak Kemensos, seluruh bantuan tersebut untuk Aceh Timur berada dalam gelombang atau tahap 10, sehingga masyarakat diminta bersabar menunggu proses pencairan dan penyaluran.
“Untuk saudara-saudara saya di Aceh Timur, yang disampaikan Pak Bupati untuk bantuan stimulan ekonomi, jaminan hidup serta isi hunian untuk Aceh Timur sendiri itu berada di tahap 10. Jadi mohon bersabar, Pak Bupati dan seluruh jajarannya tidak berhenti komunikasi dengan kami,” ujar Direktur Kemensos tersebut dalam video yang disampaikan kepada masyarakat.
Kemensos menjelaskan, pencairan akan dilakukan setelah anggaran turun dari Kementerian Keuangan. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia dengan proses pencocokan data berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima manfaat.
Informasi mengenai penerima bantuan nantinya akan disampaikan melalui camat dan kepala desa.
Pihak Kemensos juga menegaskan bahwa dana bantuan tersebut tidak berada di Pemerintah Kabupaten Aceh Timur maupun di rekening pribadi Bupati. Mekanisme penyaluran dilakukan dari Kementerian Keuangan ke Kemensos, kemudian diteruskan kepada PT Pos untuk disalurkan kepada masyarakat penerima.
“Minta kesabarannya dan jangan melakukan hal-hal yang tidak benar apalagi merugikan. Negara hadir untuk Aceh Timur, Pak Bupati bukti nyata beliau setiap hari komunikasi dengan saya,” ujar pihak Kemensos.
Sementara itu, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus melakukan komunikasi dan memperjuangkan agar hak masyarakat terdampak banjir dapat segera direalisasikan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat.
Pemkab Aceh Timur juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan menunggu informasi resmi terkait jadwal serta mekanisme penyaluran bantuan.
(Tim TRN)

Komentar0