Tinta Rakyat Nusantara.Com, ACEH TIMUR — Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman ulama kharismatik Aceh, Tgk. Muhammad Yunus atau yang akrab disapa Abon Yunus, pada peringatan hari ketiga wafatnya ibunda tercinta, Kamis (21/8/2026).
Ribuan masyarakat, kerabat, tokoh agama, pimpinan dayah, serta berbagai elemen masyarakat tampak memadati rumah duka di kawasan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Kehadiran para pelayat yang terus mengalir sejak pagi menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka.
Peringatan hari ketiga wafatnya almarhumah diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, di antaranya tahlil dan zikir bersama yang dipimpin para ulama, pimpinan dayah, serta teungku setempat. Doa bersama tersebut dipanjatkan agar almarhumah mendapat tempat terbaik dan kemuliaan di sisi Allah SWT.
Sosok Abon Yunus dan Solidaritas Masyarakat
Tgk. Muhammad Yunus dikenal luas masyarakat Darul Aman sebagai sosok yang disegani dan dihormati. Selain memimpin lembaga pendidikan Islam atau dayah, Abon Yunus memiliki rekam jejak pengabdian di ruang publik.
Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), anggota DPRK, serta Ketua Komisi di DPRA. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Ketua Baitul Mal Provinsi Aceh.
Di tengah masyarakat, Abon Yunus juga dikenal sebagai pendakwah yang memiliki kemampuan orasi kuat sehingga mendapat julukan “Singa Podium”. Sosoknya telah lama menjadi salah satu figur yang dikenal masyarakat Aceh, khususnya Aceh Timur.
Solidaritas terhadap keluarga juga datang dari berbagai kalangan. Perwakilan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Sagoe Meh Ijoe melalui Rusli turut hadir dan menyampaikan simpati serta rasa bangga terhadap perjalanan perjuangan Abon Yunus di masa lalu.
Dukungan moril juga terlihat dari warga sekitar yang datang untuk menyampaikan doa dan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.
Salah seorang warga Desa Bagok Panah, Maryani, mengungkapkan rasa syukur dapat hadir di rumah duka untuk memberikan doa kepada almarhumah sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Abon Yunus.
“Kami merasa bahagia dapat hadir memberikan doa kepada almarhumah ibunda Tgk. Muhammad Yunus, juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya ibunda tercinta. Kami berharap Abon selalu dalam lindungan Allah, dan kami selalu berdoa semoga Allah menjauhkan dari fitnah dunia,” ujar Maryani kepada awak media.
Kehadiran ribuan pelayat tersebut menunjukkan kuatnya ikatan sosial dan kepedulian masyarakat terhadap keluarga Abon Yunus. Suasana kekeluargaan juga tampak begitu terasa selama rangkaian takziah berlangsung.
Pihak keluarga besar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, kerabat, ulama, tokoh agama, serta para pelayat yang telah hadir sejak hari pertama hingga peringatan hari ketiga wafatnya almarhumah.
Dukungan dan doa dari berbagai pihak diharapkan menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah ikut mendoakan almarhumah.
(Zainal/Red).


Komentar0