GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Raja Amanuban Klarifikasi: Jokowi Tidak Dinobatkan sebagai Raja Timor, Kehadiran Raja-Raja Hanya untuk Sambut Kedatangan Presiden Ke-7 RI

Foto : Dok Partai Solidaritas Indonesia

Tinta Rakyat Nusantara.Com, Kupang – Munculnya pemberitaan yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinobatkan sebagai "Raja Timor" maupun "Sesepuh Raja Timor" mendapat klarifikasi dari pihak Raja Amanuban.

Mengutip pemberitaan pada RRI Kupang, Raja Amanuban membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa tidak pernah ada prosesi penobatan Jokowi sebagai Raja Timor ataupun Sesepuh Kerajaan Timor.

Keturunan Raja Amanuban, Pina Ope Nope, menyatakan bahwa informasi yang beredar mengenai penobatan Joko Widodo sebagai Raja Timor merupakan berita yang tidak benar atau hoaks.

Menurutnya, kehadiran para raja dalam kegiatan Karnaval Gajah yang diselenggarakan di Kelurahan LLBK, Kota Kupang, semata-mata untuk memberikan penghormatan kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, para raja yang diundang hanya diminta mengalungkan selendang sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang kepada Joko Widodo, bukan untuk melaksanakan prosesi adat penobatan ataupun pemberian gelar kerajaan.

"Kami diundang hanya untuk mengalungkan selendang sebagai ucapan selamat datang kepada Bapak Joko Widodo. Tidak ada penobatan sebagai Raja Timor maupun Sesepuh Raja Timor," tegas Pina Ope Nope sebagaimana dikutip dari RRI Kupang.

Klarifikasi tersebut disampaikan guna meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai makna kehadiran para raja dan prosesi adat dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanya penjelasan ini, pihak Raja Amanuban berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan tidak mudah mempercayai pemberitaan yang belum terverifikasi. (Tim)

Komentar0

Type above and press Enter to search.