Tinta Rakyat Nusantara.Com, LANDAK – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ditunjukkan Koramil 1210-04/Sengah Temila bersama Puskesmas Sidas dan unsur terkait dengan membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di Jalan Raya Pahauman–Ngabang, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari paparan partikel asap yang dapat mengganggu kualitas udara serta kesehatan pernapasan.
Personel Koramil 1210-04/Sengah Temila bersama tenaga kesehatan membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan yang melintas. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya saat kondisi udara mulai dipengaruhi asap.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Puskesmas Sidas Ns. Apra Oliva, S.Tr.Kep., personel Koramil 1210-04/Sengah Temila Serka Marsianus dan Kopda Yonatan, Bhabinkamtibmas Aipda Litis, Kepala Dusun Bebehan Heri, mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, serta personel Puskesmas Sidas.
Selain pembagian masker, kegiatan ini memperlihatkan sinergi TNI, tenaga kesehatan, aparat keamanan, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap kesehatan warga.
Serka Marsianus mengatakan, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap ketika kualitas udara menurun.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak asap Karhutla. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya,” ujarnya.
Koramil 1210-04/Sengah Temila menegaskan akan terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah binaannya, sekaligus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan lingkungan.
Langkah sederhana seperti penggunaan masker diharapkan dapat menjadi bagian dari kesadaran masyarakat dalam menghadapi risiko asap Karhutla, terutama bagi kelompok rentan dan warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan. (TRN/Red)


Komentar0