GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Dinilai Berprestasi, Rektor USI Prof. Sarintan Damanik Peroleh Apresiasi Tokoh Masyarakat

Rektor USI ( Universitas Simalungun) Prof Sarintan Damanik saat memberikan sambutan di gedung auditorium USI.

Tinta Rakyat Nusantara.Com, PEMATANGSIANTAR — Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai Rektor Universitas Simalungun (USI), Prof. Dr. Sarintan Efratani Damanik, SHut, MSi, mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Simalungun atas sejumlah capaian yang diraih selama memimpin perguruan tinggi tersebut.

Apresiasi itu disampaikan tokoh pendidikan Simalungun, Rosenman Purba, M.Si., saat ditemui wartawan, Sabtu (29/8/2026).

Rosenman Purba, yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah di wilayah Simalungun, mengatakan dirinya selama ini memantau perkembangan USI melalui berbagai pemberitaan media online.

Menurutnya, sejumlah prestasi yang diraih USI di bawah kepemimpinan Prof. Sarintan menunjukkan adanya perkembangan positif, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan penguatan sumber daya manusia.

Salah satunya, USI berhasil meraih penghargaan dalam Anugerah Pelaporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan LLDikti Wilayah I Sumatera Utara yang digelar di Medan, Selasa (26/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada perguruan tinggi yang dinilai menunjukkan konsistensi dalam menerapkan siklus PPEPP, yakni Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar.

Anugerah SPMI tersebut mencakup sejumlah kategori yang berkaitan dengan penerapan sistem penjaminan mutu internal serta pencapaian akreditasi program studi.

Dalam ajang tersebut, USI memperoleh penghargaan Terbaik VII Kategori SPMI berdasarkan Penetapan untuk bentuk perguruan tinggi universitas.

Selain itu, di bawah kepemimpinan Prof. Sarintan, USI juga disebut berhasil meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi swasta penerima Surat Keputusan (SK) jabatan fungsional lektor hingga guru besar terbanyak periode 2024 yang dianugerahkan LLDikti Wilayah I Sumatera Utara.

Prestasi tersebut dinilai semakin menonjol karena USI harus bersaing dengan sekitar 161 perguruan tinggi swasta yang berada di wilayah Sumatera Utara.

Rosenman juga menyoroti capaian pengembangan sumber daya manusia akademik di USI. Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun kepemimpinan Prof. Sarintan sebagai rektor, USI disebut telah melahirkan sejumlah guru besar.

Mereka antara lain Prof. Dr. Ika Rosenta, Prof. Dr. Anita Purba, Prof. Dr. Ika Rosenta Purba, Prof. Dr. Hisarma Saragih, Prof. Drs. Ulung Napitu, Prof. Dr. Ridwin Purba, Prof. Dr. Jef Rudianto Saragih, serta Prof. Dr. Sarintan Damanik.

“Keberhasilan melahirkan guru besar dalam kurun waktu tiga tahun tentu merupakan sejarah sekaligus prestasi luar biasa bagi USI,” ujar Rosenman.

Ia menilai capaian tersebut sejalan dengan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan LLDikti Wilayah I.

Penghargaan tersebut sebelumnya diserahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, MA, PhD, dan diterima langsung oleh Rektor USI Prof. Dr. Sarintan Efratani Damanik, SHut, MSi.

Atas berbagai capaian tersebut, Rosenman berharap Yayasan USI dapat mempertimbangkan kembali kepemimpinan Prof. Sarintan untuk periode berikutnya.

“Melihat prestasi tersebut, Prof. Sarintan Damanik layak untuk menduduki jabatan Rektor USI periode kedua. Kami berharap Ketua Pembina dan anggota yayasan USI memperhatikan prestasi dan jaringan yang sudah diraih oleh Sarintan Damanik serta memberikan kesempatan kedua untuk menjadi rektor, dengan tujuan melanjutkan peningkatan mutu pendidikan di kampus USI,” harapnya.

Sarintan: Penghargaan Hasil Kerja Bersama

Sementara itu, Prof. Sarintan Damanik menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih USI.

“Kami berterima kasih kepada LLDikti Wilayah I atas bimbingan teknis dan arahan yang diberikan. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika USI dan menjadi langkah selanjutnya untuk peningkatan kualitas USI,” ujarnya.

Menurut Sarintan, penghargaan tersebut menjadi bukti keseriusan dan komitmen USI dalam meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan kebijakan dan arahan pemerintah.

“USI akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas karena kualitas menjadi hal utama dalam perjalanan sebuah perguruan tinggi. Apalagi saat ini semuanya serba digital dan terintegrasi. Masyarakat akan mudah mengakses informasi tentang perguruan tinggi. Karenanya, jika SPMI berjalan dengan baik, pasti yang lain akan berjalan baik pula,” katanya.

Ia berharap proses pembenahan yang terus dilakukan dapat membawa USI menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul dan mampu menjadi salah satu universitas terbaik di Sumatera Utara.

Sebagai informasi, SPMI merupakan sistem penjaminan mutu yang diterapkan secara internal oleh perguruan tinggi secara mandiri dan berkelanjutan. Penerapannya diarahkan untuk memastikan pemenuhan standar nasional pendidikan tinggi sekaligus membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.

(ARS/Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.