Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Haruniyah Pontianak Timur resmi memulai Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar dua agenda strategis secara bersamaan, yakni Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik serta In-House Training (IHT) bagi para guru.
Berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh sejak sepekan sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap menyambut siswa lama maupun peserta didik baru.
MPLS dilaksanakan selama satu pekan, mulai Senin (13/7) hingga Jumat (17/7). Sementara itu, pada tiga hari pertama pelaksanaan MPLS, yakni 13–15 Juli, sekolah juga menyelenggarakan IHT bagi para guru pada siang hari setelah kegiatan belajar siswa selesai.
Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala SDIT Haruniyah Pontianak Timur, Hj. Ida Laila, S.Pd., yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Manajemen sekolah mengatur pembagian waktu agar proses adaptasi siswa dan peningkatan kompetensi guru dapat berjalan selaras, efektif, dan terukur.
Tahun ini, IHT mengangkat tema "Sinergi Mutu JSIT dan Strategi Pembelajaran Berbasis Fase untuk Mencetak Pendidik Profesional Berkarakter Islami." Tema tersebut menitikberatkan pada penguatan mutu pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta implementasi pembelajaran yang sesuai dengan fase perkembangan peserta didik.
Untuk memperkaya materi pelatihan, SDIT Haruniyah menghadirkan sejumlah narasumber yang berpengalaman di bidang pendidikan.
Di antaranya, Masrupah, S.Pd., M.Pd., Anggota Penjamin Mutu Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kalimantan Barat, yang memberikan materi mengenai penguatan standar mutu pendidikan Islam terpadu.
Selain itu, Maria Ulfa, S.Pd., Gr., Guru Bimbingan dan Konseling SDIT Haruniyah sekaligus Fasilitator Nasional BK SD, membagikan strategi pendampingan peserta didik berdasarkan tahapan perkembangan emosional dan psikologis anak.
Sementara itu, Pengawas Pembina SDIT Haruniyah Pontianak Timur, Suhadaniah, S.Pd., menyampaikan materi bertajuk "Implementasi Model Belajar yang Bervariasi dan Inovatif dalam Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)." Materi tersebut membekali guru dengan berbagai pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, dan inovatif agar siswa mampu memahami materi secara lebih mendalam.
Sebagai penguatan nilai-nilai karakter, Ketua Yayasan Yunus Mohan Pesantren Haruniyah, H. Burhansyah, S.Ag., M.Pd., turut memberikan pembekalan mengenai pentingnya internalisasi karakter Islami sebagai fondasi utama bagi pendidik profesional.
Dengan selesainya pelaksanaan IHT dan masih berlangsungnya rangkaian MPLS hingga akhir pekan ini, SDIT Haruniyah Pontianak Timur optimistis memasuki Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kesiapan yang lebih baik.
Melalui sinergi antara peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pembinaan karakter peserta didik sejak hari pertama sekolah, SDIT Haruniyah berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, menyenangkan, serta berorientasi pada pembentukan generasi yang berprestasi dan berakhlak Islami.
(Ria/ Editor:Red).





Komentar0