Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK, KALBAR – Euforia masyarakat Kalimantan Barat menyambut laga Final Piala Dunia 2026 diperkirakan berlangsung meriah. Sejumlah lokasi nonton bareng (nobar) yang digelar komunitas, instansi, maupun masyarakat umum diprediksi akan dipadati warga yang ingin menyaksikan pertandingan puncak turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyiapkan personel pengamanan di berbagai titik strategis yang menjadi lokasi kegiatan nobar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif, sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Dalam pengamanan tersebut, Polda Kalbar mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan humanis. Sejumlah satuan fungsi diterjunkan, di antaranya Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Reserse, serta fungsi pendukung lainnya yang bersinergi dengan Polres jajaran di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Selain melaksanakan patroli di sekitar lokasi nobar, personel juga disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, terutama di titik-titik yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan dan konsentrasi massa.
Koordinasi dengan panitia penyelenggara juga terus dilakukan guna memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., mengatakan Final Piala Dunia merupakan momentum olahraga yang sangat dinantikan masyarakat di seluruh dunia, termasuk masyarakat Kalimantan Barat.
Menurutnya, Polri mendukung penuh antusiasme masyarakat dalam menyaksikan pertandingan tersebut. Namun, aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi perhatian utama agar euforia tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
“Final Piala Dunia merupakan momentum empat tahun sekali yang sangat dinantikan masyarakat. Kami mendukung antusiasme tersebut dengan menghadirkan pengamanan yang optimal sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan aman, nyaman, dan tertib. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjunjung tinggi sportivitas serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar.
Kapolda juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Final Piala Dunia sebagai sarana mempererat kebersamaan dan persaudaraan, bukan sebagai pemicu konflik akibat perbedaan dukungan terhadap tim yang bertanding.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah disiapkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan selama kegiatan nobar berlangsung.
“Dalam rangka pengamanan Final Piala Dunia, Polda Kalbar bersama Polres jajaran akan melaksanakan patroli, pengaturan lalu lintas, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan panitia di setiap lokasi nonton bareng. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menikmati siaran langsung Final Piala Dunia yang disiarkan oleh TVRI dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Pol. Bambang Suharyono.
Polda Kalbar juga mengingatkan masyarakat agar merayakan euforia pertandingan secara bijak dan bertanggung jawab.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan konvoi kendaraan yang dapat mengganggu arus lalu lintas, menghindari konsumsi minuman keras selama kegiatan, tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya, serta menghormati sesama penonton meskipun memiliki tim favorit yang berbeda.
Selain itu, masyarakat diminta mematuhi arahan panitia dan petugas keamanan serta menjaga kebersihan lokasi nobar setelah kegiatan selesai.
Kepolisian berharap dukungan dan kesadaran seluruh masyarakat dapat menciptakan suasana nobar yang aman, nyaman, dan penuh semangat sportivitas.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan masyarakat, Polda Kalbar optimistis pelaksanaan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di berbagai wilayah Kalimantan Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Lebih dari sekadar hiburan, momentum pesta sepak bola dunia tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persatuan, meningkatkan toleransi, serta membangun budaya sportivitas yang positif di tengah masyarakat. (*/Dwi-Red)

Komentar0