Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK – Bunda PAUD Kota Pontianak, Ibu Dr. Dra. Hj. Yanieta Arbieastuti Edi Rusdi Kamtono, A.Pt., M.M., M.Sc., melakukan kunjungan ke SD Negeri 27 Kecamatan Pontianak Tenggara, Jumat (17/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun 2026. Dalam kegiatan itu, Bunda PAUD Kota Pontianak turut memberikan motivasi kepada para peserta didik baru agar memiliki semangat belajar serta mampu meraih prestasi.
Kunjungan tersebut didampingi Pokja PAUD, Kabid P3NF Disdikbud Kota Pontianak Ya Dedy Suhandi, S.Pd., M.Pd., Kasi Dikdas Disdikbud Mutayam, S.Pd., M.Pd., Kasi PAUD Sri Endarti, S.Pd., Kasi PNF Ahmad Sakini Wahidin, S.Pd., M.Pd., serta Pendamping Satuan Pendidikan Shela Agris, S.Pd.
Kepala SD Negeri 27 Kecamatan Pontianak Tenggara, Kiki Mahraini, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta didik baru yang sebelumnya telah mengikuti pendidikan PAUD/TK mengalami peningkatan.
“Sebanyak 65 persen siswa baru di SD Negeri 27 telah melewati pendidikan PAUD/TK. Kami berharap capaian ini dapat terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Pontianak berpesan kepada para peserta didik baru agar senantiasa menghormati orang tua dan guru, menjaga kebersihan diri, serta membangun kebiasaan positif sejak dini.
Ia juga memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh murid untuk rajin belajar, terus mengembangkan potensi diri, serta berusaha meraih prestasi di berbagai bidang.
Tidak hanya memberikan motivasi, Bunda PAUD Kota Pontianak juga memberikan apresiasi kepada sejumlah siswa berprestasi di SD Negeri 27 Kecamatan Pontianak Tenggara.
Selain memantau pelaksanaan MPLS, beliau juga memantau menu MBG yang dibagikan sekolah. selain itu rombongan juga turut melihat berbagai kegiatan positif yang dikembangkan pihak sekolah. Salah satunya adalah kegiatan kokurikuler berupa produksi pupuk kompos kering.
Bunda PAUD bersama rombongan bahkan turut menaburkan pupuk kompos kering hasil kegiatan kokurikuler tersebut. Keberadaan Kantin Sehat di lingkungan sekolah juga menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan tersebut.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pelaksanaan MPLS dapat menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun karakter positif, serta meningkatkan semangat belajar.
Dengan dukungan sekolah, orang tua, dan pemerintah, semangat belajar para peserta didik diharapkan semakin meningkat sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
(Ria/ Editor:Red).




Komentar0