Tinta Rakyat Nusantara.Com, Pontianak – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Barat terus memperkuat perannya dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif. Kali ini, Bidpropam menggelar Bakti Pendidikan dan Keterbukaan Informasi Publik bertajuk "Propam Menyapa Generasi Muda: Membangun Integritas, Bijak Bermedia Sosial, dan Peduli Keterbukaan Informasi" di SMKN 1 Pontianak, Kamis (30/7).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 44 siswa-siswi kelas X dan XI bersama para guru pendamping. Program ini bertujuan mempererat hubungan Polri dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya integritas, fungsi pengawasan internal Polri, keterbukaan informasi publik, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam pemaparannya, Kaur Litpers Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalbar, AKP Jatmiko, S.H., menjelaskan peran Bidpropam sebagai unsur pengawasan internal Polri yang bertugas menjaga disiplin, etika profesi, profesionalisme, dan integritas seluruh personel kepolisian.
Menurutnya, nilai-nilai integritas perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar mampu menghadapi tantangan di era digital dengan sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
"Pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Dengan memiliki karakter yang kuat, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujarnya.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme penyampaian pengaduan apabila menemukan dugaan pelanggaran disiplin atau penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum anggota Polri. Pengaduan harus disampaikan melalui saluran resmi dengan didukung fakta, data, dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan agar dapat diproses secara profesional dan objektif.
Materi mengenai keterbukaan informasi publik dan literasi digital disampaikan oleh Ipda Syamsul Munir, S.A.P. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para siswa untuk lebih bijak menggunakan media sosial dengan menerapkan prinsip "Saring Sebelum Sharing", yakni memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Ia juga mengingatkan para pelajar mengenai berbagai ancaman di ruang digital, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, ujaran kebencian, penipuan daring, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Melalui edukasi tersebut, para siswa diharapkan mampu memilah informasi secara kritis serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkreasi, dan menyebarkan konten yang positif.
Program Propam Menyapa Generasi Muda tidak hanya memperkenalkan tugas dan fungsi Bidpropam, tetapi juga mendorong para pelajar menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih baik melalui penerapan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap ruang digital yang sehat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab mengenai pengawasan internal Polri, tugas Bidpropam, serta peran masyarakat dalam mendukung pelayanan kepolisian yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa edukasi kepada kalangan pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum, memperkuat integritas, dan meningkatkan literasi digital generasi muda.
Menurutnya, pelajar memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang edukatif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 Polda Kalbar untuk memperoleh bantuan maupun pelayanan kepolisian secara cepat, mudah, dan responsif.
Melalui kegiatan edukatif ini, Polda Kalbar berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan dunia pendidikan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, memahami pentingnya keterbukaan informasi publik, serta menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. (TRN/Red)




Komentar0