Tinta Rakyat Nusantara.Com, Sanggau – Guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana kebakaran serta memperkuat sinergi antar lini di wilayah, prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 833/Bumi Daranante melaksanakan simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Kegiatan strategis ini dilaksanakan melalui kolaborasi intensif bersama Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sanggau pada Rabu (03/06/2026) kemarin.
Latihan yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 15.00 WIB tersebut dipusatkan di dua titik taktis, yaitu Markas Komando Batalyon (Mayonif) TP 833/BD dan Tribun Sabang Merah, Kabupaten Sanggau. Sebanyak 22 prajurit pilihan Yonif TP 833/BD diterjunkan sebagai pelaku utama dalam simulasi ini, didampingi oleh tim pelatih profesional dari Unit Pemadam Kebakaran (UPK) Pemkab Sanggau yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran, Zulkifli, S.Sos.
Komandan Yonif TP 833/BD, Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan langkah nyata Satuan dalam memelihara profesionalisme prajurit guna mendukung tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam hal perbantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda).
"Sebagai prajurit, kami tidak hanya dituntut siap dalam operasi tempur tetapi juga harus adaptif dan tanggap terhadap bencana di sekitar kita, termasuk kebakaran hutan, lahan maupun pemukiman. Latihan ini memastikan armada truk pemadam kebakaran satuan siap digerakkan kapan saja demi membantu masyarakat Sanggau," tegasnya.
Mekanisme latihan dirancang secara komprehensif untuk menguji ketahanan fisik dan penalaran taktis prajurit. Rangkaian kegiatan dimulai dari pendalaman teori perilaku api, pengenalan fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pengoperasian mesin pompa air hingga teknik pengisian tangki air secara cepat pada dua unit Truk Damkar milik Yonif TP 833/BD.
Memasuki tahap inti, para prajurit mengaplikasikan teori tersebut ke dalam simulasi pemadaman tingkat regu yang presisi. Dalam formasi tersebut, satu regu pemadam terdiri dari 6 personel: 1 orang Komandan Regu sebagai pengatur taktis di lapangan, 1 orang operator mesin serta 4 orang prajurit pemegang selang dan nozzle di garis depan pertempuran melawan api.
Berkat kedisiplinan tinggi dan kerja sama yang solid antara prajurit TNI dan petugas Damkar Pemkab Sanggau, seluruh rangkaian simulasi pemadaman dapat diselesaikan dengan tertib, aman dan lancar tanpa adanya kerugian personel maupun materiil. Melalui momentum ini, Yonif TP 833/BD membuktikan komitmennya untuk selalu menjadi pelindung terdepan yang responsif terhadap setiap potensi bencana di wilayah Sanggau.
(Dwi-Red/Pendam XII).



Komentar0