GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Ziarah Leluhur Awali Peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal


Tinta Rakyat Nusantara.Com, Tegal – Empat makam tokoh pendiri dan leluhur Kabupaten Tegal menjadi titik awal rangkaian peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Rabu (13/5/2026). Bupati Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid dan jajaran pemerintah daerah menziarahi situs-situs bersejarah tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.

Rombongan memulai perjalanan dari Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal menuju makam Ki Gede Sebayu sebagai lokasi pertama ziarah. Ki Gede Sebayu dikenal sebagai Juru Demung berpangkat Tumenggung pada tahun 1601 sekaligus tokoh penyebar agama Islam yang memiliki peran besar dalam pembangunan wilayah Tegal. Ia juga dikenal mampu menata masyarakat sesuai keahlian masing-masing, mulai dari pertukangan, kerajinan, pandai besi, tenun hingga pertanian.

Dari makam Ki Gede Sebayu, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Amangkurat Agung di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna. Amangkurat Agung atau Raden Mas Sayyidin merupakan putra Sultan Agung Hanyakrakusuma dan raja keempat Kesultanan Mataram Islam yang memerintah pada 1646 hingga 1677.

Perjalanan kemudian diteruskan ke makam Ki Ageng Anggawana di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru. Putra Ki Gede Sebayu tersebut merupakan Bupati Tegal kedua yang memimpin pada 1620 hingga 1625. Ia dikenal sebagai pelopor pembangunan wilayah Tegal, terutama dalam bidang pertanian, keamanan, dan pengelolaan wilayah demi kesejahteraan masyarakat.

Ziarah ditutup di makam Pangeran Purbaya, putra Sultan Agung sekaligus menantu Ki Gede Sebayu yang berada di wilayah yang sama. Keempat makam tersebut menjadi pengingat atas sejarah panjang perjuangan dan pembangunan Kabupaten Tegal dari masa ke masa.

Bupati Ischak menyampaikan bahwa ziarah makam leluhur merupakan tradisi turun-temurun yang selalu dilaksanakan menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus refleksi atas perjalanan panjang daerah.

“Melalui doa bersama ini, kami berharap momentum Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal membawa keberkahan, kesejahteraan, dan kemajuan bagi pemerintah maupun seluruh masyarakat Kabupaten Tegal,” ujar Ischak.

Makna ziarah ini turut dirasakan masyarakat yang hadir menyaksikan prosesi tersebut. Suyanto, salah seorang warga Kabupaten Tegal, menyambut baik pelestarian tradisi tersebut sebagai upaya menjaga kesadaran sejarah di tengah masyarakat.

“Di usia ke-425 ini semoga Kabupaten Tegal semakin maju, masyarakatnya tambah sejahtera, jalannya bagus, ekonominya meningkat, dan pemerintah selalu dekat dengan rakyat. Tradisi seperti ini juga bagus supaya generasi muda tahu sejarah dan menghormati para leluhur,” katanya.

Ziarah makam leluhur menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal yang akan berlangsung sepanjang Mei 2026. (*/TRN)

Komentar0

Type above and press Enter to search.