Tinta Rakyat Nusantara.Com, Sambas — Dandim 1208/Sambas Dwiyanto Kusumo mendampingi Bupati Sambas Satono meninjau langsung kondisi jembatan yang ambruk akibat diterjang banjir di Desa Tebuah Elok, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Jumat sore (08/05/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Tentara Nasional Indonesia terhadap kondisi infrastruktur yang rusak dan berdampak pada aktivitas masyarakat setempat. Jembatan yang ambruk itu merupakan akses penting bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung langkah percepatan pembangunan jembatan agar akses masyarakat dapat segera kembali normal. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan dalam percepatan penanganan pascabencana.
“Kami siap mendukung upaya percepatan pembangunan jembatan ini agar mobilitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas bersama,” ujar Dandim.
Sementara itu, Bupati Sambas H. Satono menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah cepat untuk penanganan sementara maupun pembangunan kembali jembatan secara permanen. Ia berharap proses pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar.
Peninjauan tersebut juga diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Sambas, Forkopimcam Subah, perangkat desa, instansi terkait lainnya, serta masyarakat setempat. Selain melihat langsung kondisi kerusakan, rombongan juga berdialog dengan warga guna mendengarkan kebutuhan dan kendala yang dihadapi pasca ambruknya jembatan akibat banjir tersebut.
(*/Dwi-Red).

Komentar0