GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Razia Mendadak di SMAN 3 Mandor, 14 Motor Knalpot Brong Langsung Ditindak


Tinta Rakyat Nusantara.Com, LANDAK – Suasana pagi di SMAN 3 Mandor, Desa Sebadu, Kecamatan Mandor, mendadak berubah saat personel Polsek Mandor menggelar razia knalpot tidak standar (brong), Jumat (24/4/2026).

Di tengah aktivitas belajar mengajar, petugas kepolisian berseragam lengkap melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua milik pelajar yang terparkir di area sekolah. Kehadiran aparat sontak menarik perhatian siswa.

Hasilnya, sebanyak 14 sepeda motor ditemukan menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai standar. Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengambil tindakan tegas di tempat.

Knalpot brong yang melanggar aturan tersebut langsung dilepas dan diganti dengan knalpot standar sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus edukasi kepada para pelajar.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Mandor Ipda Bernadus Didy Kusnadi menjelaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Razia ini kami lakukan untuk menekan penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi kepada pelajar agar lebih taat aturan berlalu lintas,” ujar Kapolsek.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan knalpot tidak standar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu ketenangan lingkungan sekitar.

“Kami berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan menggunakan kendaraan sesuai standar dan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 3 Mandor, F. Sunardi, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pihak kepolisian. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran langsung bagi siswa dalam membangun kedisiplinan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Ini menjadi edukasi nyata bagi siswa agar lebih tertib dan memahami pentingnya aturan dalam berkendara,” ungkapnya.

Razia ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan ketertiban berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga kesadaran bersama, termasuk di kalangan pelajar.

(*/Dwi-Red).


Komentar0

Type above and press Enter to search.