Tinta Rakyat Nusantara.Com, Ketapang – Polres Ketapang menggelar kegiatan analisa dan evaluasi (anev) kinerja bulanan di aula Mapolres Ketapang, Rabu (22/04/2026) pukul 08.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Ketapang, Muhammad Harris, didampingi Wakapolres Kompol Hoerrudin, serta diikuti para pejabat utama, kapolsek jajaran, dan personel staf.
Anev diawali dengan pemaparan kinerja bulanan dari masing-masing kabag, kasat, dan kapolsek. Selanjutnya, Kapolres menyampaikan kesimpulan serta arahan strategis sebagai langkah pelaksanaan tugas ke depan.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan anev merupakan bagian penting dalam mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung pelaksanaan tugas, guna mengoptimalkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Setiap pelaksanaan tugas harus diawali dengan perencanaan yang matang dan terstruktur. Kemudian dilaksanakan secara optimal dengan dukungan personel yang kompeten, serta terus dikontrol melalui analisa dan evaluasi,” ujar AKBP Muhammad Harris.
Ia menambahkan, hasil evaluasi harus dijadikan bahan perbaikan agar kinerja ke depan semakin maksimal, khususnya dalam menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat, serta penegakan hukum.
Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh jajaran agar selalu responsif dan solutif terhadap setiap pengaduan masyarakat.
“Polri harus hadir sebagai mitra yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Kepekaan terhadap keluhan warga menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres mendorong jajarannya untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui perluasan penanaman jagung dan sayuran, dengan menjalin kerja sama bersama para petani.
“Kita dukung program ketahanan pangan dengan memperluas lahan dan mendampingi petani agar hasil panen optimal, bahkan melampaui target,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga citra Polri dengan bersikap profesional, humanis, sederhana, dan mengayomi.
“Hindari tindakan yang dapat menurunkan marwah institusi. Niatkan setiap tugas sebagai ibadah, bekerja dengan ikhlas, dan bertindak dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
(Irfan/Red).


Komentar0