Tinta Rakyat Nusantara.Com, Aceh Utara - Di bawah sengatan terik matahari, sebanyak 15 personel Yonzipur 17/AD dipimpin Letda Czi Amir bersama Babinsa Koramil 03/Dewantara Serka Joko Susilo, terus memacu pengerjaan Jembatan Aramco di perbatasan Desa Bluka Teubai dan Desa Bangka Jaya. Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Dusun Cot Kuthang dengan Dusun Ujong Krueng yang sebelumnya terputus total akibat diterjang banjir. Sabtu (28/2/2026).
"Panas matahari bukan penghalang bagi prajurit untuk mengabdi. Kami hadir di lapangan untuk memastikan urat nadi transportasi masyarakat Kecamatan Dewantara segera pulih," tegas Letda Czi Amir di lokasi pengerjaan. Sinergi antara satuan Zeni dan Komando Kewilayahan ini menjadi bukti nyata kecepatan respon TNI AD dalam membantu kesulitan rakyat pascabencana.
Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai angka signifikan yakni 85 persen. Personel di lapangan fokus menyelesaikan tahap perapian struktur jembatan serta pengecoran tiang penyangga guna menjamin kekokohan bangunan. "Konstruksi kita perkuat melalui pengecoran tiang agar jembatan ini aman dan tahan lama digunakan warga," ujar Babinsa Serka Joko Susilo.
Ketegasan dan efisiensi kerja menjadi kunci dalam misi kemanusiaan ini. Meskipun medan pascabanjir cukup menantang, koordinasi taktis antara Yonzipur 17/AD dan Kodim 0103/Aceh Utara memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Rencananya, besok pagi tim akan langsung tancap gas melakukan tahap pengecatan sebagai langkah penyelesaian akhir.
Dengan sisa pengerjaan yang tinggal sedikit lagi, jembatan ini diproyeksikan segera rampung dan dapat dilintasi warga dalam waktu dekat. Komitmen TNI di wilayah Aceh Utara sangat jelas, kepentingan rakyat adalah prioritas tertinggi. "Semoga dengan selesainya jembatan ini, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga kembali normal seperti sedia kala," pungkas Serka Joko Susilo optimis.
(Zainal/Red).


Komentar0