GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Polda Kalbar Mulai Operasi Ketupat Kapuas 2026, Siapkan 730 Personel Amankan Idul Fitri


Tinta Rakyat Nusantara.Com, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi memulai Operasi Ketupat Kapuas 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang dipusatkan di Lapangan Januraga Polda Kalbar, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Pipit Rismanto, dan diikuti para pejabat utama Polda Kalbar, unsur Forkopimda Kalbar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Dalam amanatnya, Pipit Rismanto menegaskan bahwa fokus utama operasi tahun ini adalah pemeliharaan keamanan dengan mengedepankan kegiatan preventif, yang didukung langkah preemtif dan penegakan hukum.

“Tujuan utama kami adalah memastikan kekhusyukan Ramadan dan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kalimantan Barat. Kami ingin masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat hingga kembali ke rutinitas masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa strategi pengamanan telah dipetakan secara rinci, mulai dari antisipasi kemacetan arus mudik dan balik, pengamanan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik, hingga pengawasan ketersediaan bahan pokok dan BBM.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polda Kalbar mengerahkan 730 personel, terdiri dari 125 personel Polda dan 605 personel dari satuan wilayah (Satwil) jajaran.

Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di 59 pos pengamanan, dengan rincian:

38 Pos Pengamanan (Pospam)

15 Pos Pelayanan (Posyan)

6 Pos Terpadu

Selain itu, sejumlah objek vital juga menjadi fokus pengamanan, meliputi:

39 terminal

5 bandara

19 pelabuhan

131 tempat wisata

442 pusat perbelanjaan

138 masjid prioritas

30 lokasi Salat Idul Fitri

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, mengimbau masyarakat untuk turut bekerja sama dengan aparat kepolisian guna menciptakan situasi mudik yang aman dan nyaman.

“Sesuai dengan tagline kami, Mudik Aman Keluarga Bahagia, kami mengimbau masyarakat untuk proaktif bekerja sama dengan petugas di lapangan. Jangan ragu melapor jika menemui kendala di perjalanan atau melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, seperti penipuan daring dan penyebaran berita bohong (hoaks) yang kerap meningkat menjelang perayaan Idul Fitri.

Dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Barat tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

(*/Dwi-Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.