Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat, Pipit Rismanto, didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono, serta Irwasda Kombes Pol Sigit Jatmiko bersama para Pejabat Utama, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Polri Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting dari Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh para Kapolres/ta beserta jajaran Pejabat Utama Polres di seluruh wilayah hukum Kalimantan Barat.
Rakernis strategis ini dipimpin oleh Wakapolri yang mewakili Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dari Jakarta. Tahun ini, Rakernis menggabungkan empat fungsi utama Polri, yakni Divisi Humas, Divisi Hukum (Divkum), Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter), serta Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK).
Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan tata kelola institusi menjadi prioritas utama guna memastikan seluruh fungsi pembinaan berjalan profesional, presisi, dan adaptif dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Beberapa poin strategis yang menjadi fokus kerja Polri tahun 2026 antara lain percepatan transformasi digital, optimalisasi layanan Super Apps Presisi, serta pemanfaatan Big Data berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, Polri juga menekankan perbaikan standar operasional prosedur (SOP) praperadilan dan evaluasi proses penyidikan guna menjaga kredibilitas institusi di mata masyarakat. Dukungan terhadap kebijakan pemerintah di sektor kedaulatan pangan, energi, dan stabilitas ekonomi juga menjadi perhatian utama di tengah dinamika global.
Mengantisipasi kondisi cuaca, Wakapolri menginstruksikan seluruh jajaran wilayah untuk segera melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana, khususnya dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang.
Di sektor komunikasi publik, Divisi Humas Polri diminta untuk lebih proaktif dalam menangkal penyebaran hoaks dan narasi negatif di media sosial.
“Divisi Humas harus menjadi garda terdepan dalam menangkal narasi negatif dan hoaks yang berpotensi memicu fragmentasi sosial,” tegasnya.
Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan seluruh personel agar menjaga soliditas dan marwah institusi, serta menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Partisipasi aktif Polda Kalbar dalam Rakernis ini menunjukkan komitmen kuat jajaran di daerah dalam menyelaraskan kebijakan pusat demi mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
(*/Dwi-Red).


Komentar0