Tinta Rakyat Nusantara.Com, Teheran – Pemerintah Iran akhirnya angkat bicara terkait beredarnya kabar mengenai kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan yang disebut melibatkan Israel dan Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resminya, otoritas Iran menegaskan bahwa informasi yang beredar luas di sejumlah platform tersebut tidak dapat diverifikasi kebenarannya dan meminta publik internasional untuk menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah.
Sejumlah media regional sebelumnya ramai memberitakan dugaan serangan yang menargetkan fasilitas penting di Teheran. Namun hingga saat ini, belum ada bukti independen yang dapat memastikan klaim bahwa Ali Khamenei tewas dalam insiden tersebut.
Pengamat geopolitik menilai, kabar semacam ini berpotensi menjadi bagian dari perang informasi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah. Mereka mengingatkan bahwa disinformasi dapat memicu eskalasi konflik apabila tidak diverifikasi secara ketat.
Sementara itu, situasi keamanan di Teheran dilaporkan dalam status siaga. Pemerintah Iran juga menyerukan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terkonfirmasi. (*/TRN)

Komentar0