GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Polda Kalbar Resmi Mulai Operasi Keselamatan Kapuas 2026, Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas


Tinta Rakyat Nusantara.Com, Pontianak — Dalam rangka menciptakan prakondisi keamanan dan ketertiban berlalu lintas menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi menggelar Operasi Keselamatan Kapuas 2026. Operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si., di Lapangan Jananuraga, Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasukan ini dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Barat serta diikuti personel gabungan yang terlibat dalam struktur operasi. Kegiatan tersebut menjadi tolok ukur kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan operasi di lapangan.

Membacakan amanat tertulis Kapolda Kalbar, Brigjen Pol. Roma Hutajulu mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data kepolisian, tercatat 1.378 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 421 korban meninggal dunia.

“Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi duka mendalam bagi keluarga korban. Kondisi tersebut menuntut langkah konkret melalui tema Operasi Keselamatan Kapuas 2026, yakni Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026,” tegas Roma.

Operasi Keselamatan Kapuas 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 765 personel Polda Kalbar dikerahkan untuk melakukan upaya mitigasi serta menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Adapun sasaran utama operasi meliputi:

Penindakan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong) serta kewajiban penggunaan helm berstandar SNI.

Penertiban kendaraan pribadi yang menggunakan strobo/rotator dan pelat nomor tidak sesuai ketentuan.

Penindakan terhadap kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan umum ilegal (travel gelap).

Pengawasan ketat terhadap kelayakan kendaraan umum demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Penataan parkir di kawasan wisata guna mencegah kemacetan dan gangguan lalu lintas.

Kepada awak media, Wakapolda Kalbar menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas merupakan bagian dari strategi cipta kondisi agar saat memasuki tahapan Operasi Ketupat 2026, masyarakat telah memiliki kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas yang lebih baik. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjadi teladan di lapangan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung operasi ini. Kamseltibcarlantas hanya dapat terwujud melalui sinergi petugas dan kepatuhan pengguna jalan. Tujuan kita satu, yakni keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” pungkas Roma.

(*/Dwi-Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.