GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Sinergi Ditlantas Polda Kalbar Bersama Bapenda dan Jasa Raharja Tekan Angka Fatalitas di Jalan Raya


Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK – POLDA KALBAR – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mencatat perubahan signifikan terhadap perilaku berkendara masyarakat. Selama sepekan pelaksanaan operasi, tingkat kepatuhan pengguna jalan menunjukkan tren positif dengan penurunan angka pelanggaran lalu lintas yang cukup tajam.

Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Kalbar selaku Kapusdalopsda, AKBP Riki Renerika Riyanto, S.E., mengungkapkan bahwa hingga Minggu (8/2/2026), jajaran Polda Kalbar telah melaksanakan total 661 kegiatan yang mencakup upaya preemtif, preventif, hingga penegakan hukum.

“Rincian kegiatan tersebut meliputi 214 kegiatan preemtif, 155 kegiatan preventif, 106 penegakan hukum (Gakkum), serta 186 kegiatan dukungan Satgas Ban Ops,” jelas AKBP Riki saat menyampaikan evaluasi pekan pertama operasi.

Ia menambahkan, data penindakan menunjukkan penurunan pelanggaran yang cukup signifikan. Pelanggaran berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tercatat turun hingga 100 persen, sementara pelanggaran non-ETLE menurun sebesar 30 persen dibandingkan hari-hari biasa.

“Tingkat kepatuhan masyarakat dalam berkendara mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan dengan rutinitas hari biasa,” ujarnya.

Selain penindakan, Operasi Keselamatan Kapuas juga difokuskan pada persiapan menjelang Idulfitri, salah satunya melalui kegiatan ramp check untuk memastikan kendaraan angkutan umum dalam kondisi layak jalan serta pengemudi dalam keadaan sehat.

Keberhasilan operasi ini, lanjut Riki, tidak terlepas dari sinergi lintas sektoral. Kepala UPT PPD Pontianak Wilayah I, Bhayu Gunawan, S.IP., menjelaskan bahwa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) turut berperan aktif dalam memastikan tertib administrasi kendaraan bermotor masyarakat.

“Selain pemeriksaan pajak kendaraan, personel Bapenda juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kelengkapan fisik kendaraan demi keselamatan bersama,” ujar Bhayu.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kelengkapan standar kendaraan bermotor, seperti spion, plat nomor, serta penggunaan helm sesuai ketentuan.

Sejalan dengan itu, Kepala Unit Human Capital dan Umum Jasa Raharja, Mario Ricky Pallevy Lubis, S.Kom., menegaskan bahwa kehadiran Jasa Raharja dalam Operasi Keselamatan Kapuas bertujuan menekan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

“Peran Jasa Raharja adalah menurunkan tingkat fatalitas korban, khususnya akibat kecelakaan lalu lintas. Kami berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan SWDKLLJ terus meningkat demi perlindungan pengguna jalan,” ungkap Mario.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh rangkaian Operasi Keselamatan Kapuas dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip kerja Kapolda Kalbar.

“Dalam pelaksanaannya, kami mengedepankan prinsip Responsif, Partnership, dan Solutif. Responsif terhadap dinamika lapangan, membangun kemitraan lintas sektoral dengan Bapenda dan Jasa Raharja, serta menghadirkan solusi nyata atas permasalahan lalu lintas di masyarakat,” tegasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Polda Kalbar berharap Operasi Keselamatan Kapuas dapat meningkatkan budaya tertib berlalu lintas serta menciptakan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan di Kalimantan Barat.

(*/Dwi-Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.