GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Keluarga Korban Kebakaran Sumur Minyak di Peureulak Timur Sampaikan Klarifikasi: Akui Tidak Ada Tuntutan


Tinta Rakyat Nusantara.Com, ACEH TIMUR – Keluarga almarhum korban kebakaran sumur minyak yang diduga ilegal di Desa Seuneubok Paya, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, menyampaikan klarifikasi terkait peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) dan mengakibatkan korban mengalami luka bakar serius hingga akhirnya meninggal dunia.

Dalam keterangannya kepada media, Senin (2/11/2026), pihak keluarga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah. Keluarga menilai kejadian yang menimpa almarhum bukanlah sesuatu yang disengaja.

Menurut keluarga, insiden tersebut berkaitan dengan kelalaian almarhum saat menjalankan pekerjaannya. Meski demikian, keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai bagian dari takdir.

"Kami selaku keluarga almarhum menyampaikan bahwa kejadian ini bukan sesuatu yang disengaja. Kami menerima ini sebagai musibah dan takdir yang telah terjadi dalam keluarga kami," ungkap perwakilan keluarga.

Keluarga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak pengelola sumur minyak yang dinilai telah memberikan perhatian serta bantuan sejak almarhum menjalani perawatan di Rumah Sakit Zubir Mahmud hingga proses pemakaman dan masa samadi di rumah duka.

Selain itu, ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Keuchik Gampong dan masyarakat setempat yang telah memberikan dukungan, nasihat, serta pendampingan kepada keluarga selama menghadapi musibah tersebut.

Pihak keluarga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pengelola sumur minyak telah membantu meringankan beban mereka, terutama dalam menghadapi proses perawatan korban hingga seluruh rangkaian pemakaman selesai.

Lebih lanjut, keluarga menyatakan bahwa persoalan yang berkaitan dengan musibah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Mereka menegaskan tidak ada paksaan dalam kesepakatan tersebut dan menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan kepada pihak mana pun terkait kejadian yang menimpa almarhum.

"Kami menyampaikan kepada media bahwa persoalan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada paksaan dari pihak mana pun. Kami juga tidak menuntut apa pun terkait kejadian yang menimpa keluarga kami," tegasnya.

Keluarga berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat maupun pemberitaan sebelumnya mengenai kebakaran sumur minyak tersebut.

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Seuneubok Paya, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, itu menjadi duka mendalam bagi keluarga korban.

(Zainal/Red).

Komentar0

Type above and press Enter to search.