GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Pesta Laut Nadran Indramayu Dikawal Aparat Gabungan, Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas


Tinta Rakyat Nusantara.Com, INDRAMAYU – Tradisi turun-temurun masyarakat pesisir kembali mewarnai perairan Muara Kalimenir, Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (25/10/2026). Melalui pesta laut atau Nadran, masyarakat nelayan mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang diperoleh dari laut sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur.

Prosesi adat yang melibatkan puluhan kapal nelayan tersebut berlangsung dengan pengawalan jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Indramayu, Ditpolairud Polda Jawa Barat, serta unsur pengamanan gabungan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi larung sesaji sekitar pukul 08.45 WIB dari kawasan Muara Kalimenir. Prosesi dipimpin Kuwu Desa Eretan Kulon, H. Ali Sodikin, dengan diikuti masyarakat nelayan setempat.

Sebanyak kurang lebih 15 kapal nelayan turut mengiringi pelepasan sesaji menuju perairan yang berjarak sekitar dua mil laut dari muara.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, personel Satpolairud Polres Indramayu mengerahkan dua kapal patroli, yakni Kapal Patroli VIII-2005 dan VIII-2004, dengan dukungan Ditpolairud Polda Jawa Barat.

Pengawalan tersebut dilakukan untuk membantu menjaga keselamatan rombongan nelayan, terutama saat prosesi berlangsung di tengah perairan yang melibatkan banyak kapal.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Polairud Polres Indramayu AKP Maman Kusmanto menjelaskan, pengamanan pesta laut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat pesisir yang sedang melaksanakan tradisi budaya.

Menurutnya, Nadran tidak sekadar menjadi ungkapan rasa syukur nelayan atas hasil laut, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sektor perikanan.

Karena itu, kehadiran personel kepolisian bertujuan mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat yang mengikuti prosesi.

Sebelum kegiatan dimulai, Kapolsek Kandanghaur juga menyampaikan imbauan keamanan dan keselamatan kepada para nelayan serta pengunjung. Masyarakat diingatkan agar berhati-hati ketika berada di dermaga maupun di atas kapal serta mematuhi arahan petugas selama rangkaian acara berlangsung.

Pengamanan pesta laut Nadran melibatkan berbagai unsur lintas instansi. Sebanyak 11 personel Satpolairud Polres Indramayu diterjunkan di bawah pimpinan AKP Maman Kusmanto, didukung 12 personel Ditpolairud Polda Jawa Barat.

Selain itu, pengamanan diperkuat delapan personel Polsek Kandanghaur, dua personel TNI AL Posmat Eretan, tiga personel Koramil Kandanghaur, serta empat personel Satpol PP Kecamatan Kandanghaur.

Aparat Pemerintah Desa Eretan Kulon juga turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

AKP Maman Kusmanto menegaskan, sinergi lintas instansi diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan tradisi dengan tenang dan nyaman, khususnya ketika kegiatan melibatkan banyak kapal di wilayah perairan.

Kehadiran aparat gabungan tersebut sekaligus mencerminkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yakni membangun kedekatan dengan warga melalui pelayanan dan pengamanan kegiatan sosial budaya.

Melalui pelaksanaan Nadran, masyarakat nelayan Eretan Kulon diharapkan terus menjaga nilai gotong royong, persaudaraan, serta kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil laut, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya yang perlu dijaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman. (Hms/Tim)

Komentar0

Type above and press Enter to search.