GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

PTPN IV Salurkan TJSL Rp81,43 Juta untuk Masyarakat Julok Rayeuk Selatan, Kadis Perkebunan: Perusahaan dan Masyarakat Harus Berjalan Seiringan


Tinta Rakyat Nusantara.Com, ACEH TIMUR — KSO Distrik Aceh Timur PT Perkebunan Nusantara IV Regional I menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 senilai Rp81.430.000 kepada delapan objek penerima manfaat di wilayah Kebun Julok Rayeuk Selatan, Kabupaten Aceh Timur.

Secara keseluruhan, alokasi bantuan TJSL untuk dua unit kebun di bawah KSO Distrik Aceh Timur mencapai Rp207 juta. Program tersebut mengusung tema “Distrik Aceh Timur Tumbuh Bersama Masyarakat.”

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di lokasi kebun, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur Murdhani, S.STP., M.Si., Komandan Kompi Yonif TP 853/BRB yang diwakili Kapten Inf. Mashudi, Kepala Bidang PPLH Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Timur Hermansyah, jajaran Muspika Kecamatan Indra Makmu, Banda Alam dan Nurussalam, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen KSO PTPN IV Regional I Kebun Julok Rayeuk Selatan.

General Manager KSO Distrik Aceh Timur Chendra Kesuma mengatakan, program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan.

“Program TJSL ini dirancang untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat. Kami berharap kegiatan seremonial seperti ini tidak sekadar menjadi ajang penyerahan bantuan, melainkan juga momentum untuk terus mempererat tali silaturahmi,” ujar Chendra.

Menurutnya, besaran alokasi bantuan disesuaikan dengan kemampuan dan kinerja kebun.

“Semakin baik kinerja operasional dan pendapatan perusahaan, tentu semakin besar pula manfaat bantuan yang dapat disalurkan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur Murdhani menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program TJSL tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah daerah.

“Keberadaan perusahaan dan masyarakat sekitar harus dapat senantiasa berjalan seiringan. Setiap pelaksanaan kegiatan TJSL hendaknya didokumentasikan dan dilaporkan secara berkala kepada Bappeda, Dinas Perkebunan, serta Dinas Lingkungan Hidup agar kolaborasi dan koordinasi pembangunan daerah tetap terjalin harmonis,” tegas Murdhani.

Murdhani menyebut terdapat empat indikator utama yang perlu menjadi fokus sasaran TJSL ke depan, yakni peningkatan sarana dan prasarana umum, pembinaan keagamaan dan kemasyarakatan, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum terverifikasi.

“Apabila terdapat permasalahan di lapangan, masyarakat diharapkan menyampaikannya melalui saluran resmi agar dapat dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang PPLH Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Timur Hermansyah. Menurutnya, kepedulian perusahaan melalui program TJSL bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban, tetapi juga menjadi bentuk komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Langkah ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, di mana kegiatan bisnis tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis serta meningkatkan taraf kesejahteraan sosial,” ujar Hermansyah.

Dalam laporan penutupnya, Manajer Kebun Julok Rayeuk Selatan Lili Rajali Nasution menjelaskan bahwa bantuan TJSL periode ini disalurkan untuk pembangunan infrastruktur publik, bantuan fasilitas sosial, fasilitas kesehatan, serta perbaikan sarana ibadah warga.

Menurut Lili, seluruh program tersebut dirancang agar memberikan dampak positif secara langsung sekaligus dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat penerima manfaat.

“Melalui pelaksanaan program TJSL yang berkelanjutan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara PTPN IV Regional I KSO Distrik Aceh Timur dengan seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur senantiasa terjalin harmonis demi mewujudkan kemajuan daerah yang sejahtera dan berkelanjutan,” tutup Lili.

(Zainal/Red)


Komentar0

Type above and press Enter to search.