Tinta Rakyat Nusantara.Com, SERANG — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang turut mengikuti kegiatan Pendampingan dan Penguatan Operator Aplikasi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sembilan pegawai Rutan Kelas I Tangerang sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi operator dalam mengelola berbagai aplikasi yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Kegiatan diawali pengarahan sekaligus pembukaan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten, Lili. Selanjutnya, laporan dan pengantar kegiatan disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai dukungan manajemen, di antaranya pengisian Data Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui aplikasi SPRINTERPAS LITE, Survei Persepsi Anti Korupsi dan Kualitas Pelayanan (SPAK-SPKP), pengelolaan arsip melalui SRIKANDI, serta kepatuhan pengawasan dan pengendalian (WASDAL) dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
Selain itu, peserta memperoleh penguatan mengenai Indeks Kualitas Data ASN (IKADA), pelaporan harta kekayaan melalui aplikasi CARAKA, serta pengelolaan publikasi konten media sosial Instagram dan pengukuran tingkat keterlibatan publik (engagement rate).
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Hermanto, menilai penguatan kompetensi operator penting untuk memastikan pengelolaan aplikasi berjalan tepat dan optimal.
“Penguatan kompetensi operator sangat penting karena pengelolaan aplikasi menjadi bagian dari proses administrasi dan pelaporan yang mendukung kinerja organisasi. Saya berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang diberikan dan menerapkannya secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Hermanto.
Menurutnya, kemampuan operator dalam mengelola sistem aplikasi secara baik turut mendukung tertibnya administrasi, akurasi data, pelaporan, serta publikasi organisasi.
Kegiatan berlangsung lancar. Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta mengoptimalkan pengelolaan data, administrasi, pelaporan, dan publikasi agar berjalan tertib dan akurat.
(Zainal/Red).



Komentar0