Tinta Rakyat Nusantara.Com, BENGKAYANG — Program Karya Bakti Skala Besar Kodim 1209/Bengkayang yang menyasar pembenahan sarana pendidikan di wilayah perbatasan RI-Malaysia resmi dinyatakan tuntas 100 persen.
Program tersebut dilaksanakan di SD yang berada di Dusun Paum, Desa Gersik, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Penyelesaian rehabilitasi sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi masyarakat di kawasan perbatasan.
Sabtu (19/9/2026), seluruh pekerjaan fisik dilaporkan telah rampung. Bangunan sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan pada sejumlah bagian kini telah diperbaiki sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Pengerjaan rehabilitasi dilakukan dengan melibatkan personel Kodim 1209/Bengkayang bersama masyarakat setempat. Semangat gotong royong menjadi salah satu faktor yang mendukung penyelesaian pekerjaan di lapangan.
Dandim 1209/Bengkayang Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc. mengapresiasi kerja keras para prajurit dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar tersebut.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan tidak hanya membantu percepatan pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Dengan selesainya rehabilitasi, para siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut diharapkan dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi sarana yang lebih aman dan nyaman.
Keberadaan fasilitas pendidikan yang layak juga diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap peningkatan semangat belajar siswa di kawasan perbatasan.
Masyarakat Desa Gersik turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kodim 1209/Bengkayang. Warga juga menyatakan kesiapannya untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas sekolah agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Penyelesaian rehabilitasi sekolah di Dusun Paum menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih memadai bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
(Pendim 1209/TRN-Red).




Komentar0