GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Gubernur Kalbar Turun ke Lokasi Karhutla Ketapang, Pemadaman Diperkuat


Tinta Rakyat Nusantara.Com, KETAPANG, KALBAR — Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., didampingi jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan, meninjau langsung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jalan Pelang–Tumbang Titi Km 16, Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Kalbar didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar. Turut hadir Sekda Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., M.H., Kepala BPBD Ketapang Yunifar Purwantoro, S.STP., Kepala Seksi Wilayah II KLHK Pontianak Sehat Irawan Manik, S.H., M.M., Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, S.H., Danramil 1203-13/MHS Pelda Syukurrahman, serta sejumlah kepala dinas dan OPD Kabupaten Ketapang.

Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur, termasuk keterlibatan masyarakat.

“Kami terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, tim pemadam dan seluruh unsur terkait dalam menangani Karhutla. Setiap laporan maupun temuan titik api akan ditindaklanjuti secara cepat agar kebakaran tidak meluas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang maupun instansi terkait apabila membutuhkan solusi dalam kegiatan pembukaan lahan.

Gubernur menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, terutama di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Selain meninjau lokasi kebakaran, Gubernur Kalbar bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar turut menyerahkan bantuan bagi tim pemadam yang bertugas di lapangan.

Bantuan tersebut berupa mesin pemadam kebakaran, makanan, buah-buahan, minuman, suplemen, masker, serta oksigen kemasan.

Gubernur bersama rombongan kemudian turut turun langsung membantu proses pemadaman di lokasi. Setelah kegiatan pemadaman, rombongan juga makan siang bersama tim yang bertugas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan. Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk mencegah kebakaran, tetapi juga demi menjaga lingkungan dan keberlangsungan hidup anak cucu kita di masa yang akan datang,” kata Wakapolres.

“Mari kita bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tetap lestari untuk generasi berikutnya,” sambungnya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi penanganan Karhutla di Kabupaten Ketapang.

Polres Ketapang bersama TNI, pemerintah daerah, tim pemadam, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya menyatakan akan terus bersinergi dalam melakukan pemadaman, pencegahan, dan edukasi kepada masyarakat guna mengantisipasi meluasnya Karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang. (TRN/Red)


Komentar0

Type above and press Enter to search.