GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

Gerakan UNOSO Peduli Asap, Mahasiswa Turun ke Jalan Bagikan Masker dan Edukasi Warga



Tinta Rakyat Nusantara.Com, PONTIANAK — Kepedulian terhadap kondisi kabut asap di Kota Pontianak mendorong organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas OSO untuk turun langsung ke tengah masyarakat melalui Gerakan UNOSO Peduli Asap.

Gerakan yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas OSO tersebut digelar pada Kamis (24/9/2026), mulai pukul 15.30 WIB. Kegiatan diisi dengan pembagian masker gratis serta edukasi singkat kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap.

Mengusung tema “Mahasiswa Bergerak, Nafas Rakyat Dijaga”, aksi tersebut menyasar sejumlah titik di Kota Pontianak.

Presiden Mahasiswa Universitas OSO, Irvan Surya, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi yang tengah dirasakan masyarakat.

“Gerakan ini kami inisiasi sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Ketika kondisi kabut asap mulai berdampak pada aktivitas dan kesehatan masyarakat, mahasiswa tidak boleh hanya melihat dari jauh. Kami harus hadir, bergerak, dan menunjukkan solidaritas bersama masyarakat,” ujar Irvan.

Menurutnya, pembagian masker merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan mahasiswa untuk membantu masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah. Namun, pesan yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut lebih luas, yakni membangun kesadaran bersama mengenai risiko kabut asap terhadap kesehatan.

“Masker yang kami bagikan mungkin sederhana, tetapi kepedulian yang ingin kami bangun jauh lebih besar. Kami ingin mengingatkan bahwa kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

Irvan menambahkan, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menyampaikan gagasan mengenai berbagai persoalan sosial, tetapi juga dapat mengambil bagian melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas OSO turut terlibat dan membersamai kegiatan tersebut. Keterlibatan bersama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas antarmahasiswa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas OSO, Hendrik Boma, mengatakan keterlibatan berbagai organisasi kemahasiswaan menunjukkan adanya semangat kebersamaan dalam merespons persoalan yang dirasakan masyarakat.

“Kami di DPM melihat gerakan ini sebagai bentuk kepedulian bersama. Ketika masyarakat sedang menghadapi kondisi kabut asap, mahasiswa dari berbagai organisasi bisa mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana kita hadir bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata,” ujar Hendrik.

Ia menilai kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat perlu terus dibangun melalui kegiatan nyata. Menurutnya, kehidupan organisasi kemahasiswaan tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu, Irvan menegaskan bahwa persoalan kabut asap tidak semata-mata berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan aktivitas masyarakat.

“Kabut asap bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan kemanusiaan ketika masyarakat harus menghirup udara yang tidak sehat dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, sekecil apa pun yang bisa kita lakukan untuk menjaga dan mengingatkan masyarakat, menurut kami itu penting,” tegasnya.

Ia berharap Gerakan UNOSO Peduli Asap dapat menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat dimulai dari langkah sederhana dan dilakukan secara bersama-sama.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa bisa hadir dengan cara yang sederhana tetapi nyata. Hari ini kami membagikan masker dan memberikan edukasi. Harapannya, gerakan ini bisa menumbuhkan kesadaran bahwa persoalan kabut asap adalah persoalan kita bersama,” lanjut Irvan.

Melalui Gerakan UNOSO Peduli Asap, mahasiswa Universitas OSO membawa semangat “Muda Bergerak, Muda Mengabdi” dengan hadir langsung di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kebersamaan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas OSO dalam menunjukkan kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat Kota Pontianak. (Dwi/Red)

Komentar0

Type above and press Enter to search.