GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

APKA Indonesia Tancap Gas, Sembilan Korwil Disiapkan Bentuk 38 DPD

Foto bersama usai rapat pengurus harian DPP APKA, Sabtu (27/9/2026), membahas sejumlah agenda strategis, termasuk persiapan pelantikan dan pengukuhan pengurus serta pembentukan DPD APKA di 28 provinsi se-Indonesia.

Tinta Rakyat Nusantara.Com, JAKARTA – Setelah resmi terbentuk melalui penandatanganan akta pendirian di hadapan notaris pada 18 September 2026, Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pelaku Komoditas Agro Indonesia (DPP APKA Indonesia) mulai mempersiapkan agenda pelantikan dan pengukuhan pengurus yang direncanakan berlangsung pada November 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus harian DPP APKA Indonesia yang digelar di Jakarta, Sabtu (27/9/2026). Selain membahas pelantikan dan pengukuhan, rapat juga mematangkan strategi penguatan organisasi serta konsolidasi pembentukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APKA Indonesia di 38 provinsi.

Rapat dipimpin langsung Ketua Umum DPP APKA Indonesia, Dr. H. Hendra Firmansyah, S.E., M.M., dan dihadiri Sekretaris Jenderal Dahlan Usman, Bendahara Umum H. Nursyam Ibrahim, serta Sekretaris Eksekutif Andi Chaidar Arsyad yang sekaligus bertindak sebagai moderator.

Ketua Umum DPP APKA Indonesia Hendra Firmansyah menegaskan, APKA Indonesia tidak boleh hanya menjadi wadah organisasi tanpa program yang memberikan manfaat.

Menurutnya, keberadaan organisasi harus diarahkan untuk melahirkan kegiatan produktif, baik bagi para pengurus maupun masyarakat secara luas.

“Organisasi ini bukan sekadar wadah untuk gagah-gagahan. Yang lebih penting adalah bagaimana dapat menciptakan produktivitas untuk seluruh pengurus APKA Indonesia dan memberikan manfaat nyata kepada seluruh rakyat Indonesia,” tegas Hendra.

Ia menekankan, penguatan struktur organisasi di daerah harus berjalan beriringan dengan pelaksanaan program kerja yang produktif dan memiliki dampak nyata.

Karena itu, pembentukan kepengurusan APKA Indonesia di 38 provinsi diharapkan tidak sekadar memperluas struktur organisasi, tetapi juga memperkuat jejaring, koordinasi, dan kolaborasi para pelaku komoditas agro di berbagai daerah.

Dalam rapat tersebut, pembagian tugas kepada sembilan Koordinator Wilayah (Korwil) menjadi salah satu agenda penting.

Para Korwil akan menjalankan fungsi koordinasi dalam proses persiapan pembentukan DPD APKA Indonesia di wilayah masing-masing hingga mencakup seluruh provinsi di Indonesia.

Selain konsolidasi struktur organisasi, pengurus juga membahas persiapan pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP serta agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP APKA Indonesia yang direncanakan berlangsung pada November 2026.

Rapat pengurus harian tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal APKA Indonesia untuk membangun organisasi yang lebih terstruktur, produktif, dan memiliki jaringan kuat di tingkat nasional maupun daerah.

Dengan penguatan kepengurusan, koordinasi wilayah, serta program kerja yang terarah, APKA Indonesia menargetkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku komoditas agro sekaligus mendorong kegiatan ekonomi yang produktif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Indonesia. (TRN/Red)

Komentar0

Type above and press Enter to search.