Tinta Rakyat Nusantara.Com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi dan rotasi jabatan terhadap 146 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah penunjukan Brigjen Pol. Untung Widyatmoko sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri.
Kebijakan tersebut ditetapkan melalui dua Surat Telegram (ST) Kapolri yang diterbitkan pada Jumat (31/7/2026). Mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya memperkuat organisasi agar semakin adaptif dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 yang mencakup 119 personel dan Surat Telegram Nomor ST/1585/VII/KEP./2026 yang mengatur perpindahan 27 personel lainnya.
Dalam mutasi itu, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko dipercaya menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri menggantikan Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana yang dimutasikan sebagai Perwira Tinggi Divisi Hubungan Internasional Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.
Sebelum mengemban jabatan baru tersebut, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko menjabat sebagai Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia pada Divisi Hubungan Internasional Polri. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh Brigjen Pol. Dani Hamdani yang sebelumnya bertugas sebagai Penerjemah Polri Tingkat II pada Divisi Hubungan Internasional.
Selain pergantian di jajaran Hubinter, mutasi kali ini juga membawa kabar baik bagi korps Polisi Wanita (Polwan). Empat personel perempuan memperoleh promosi ke jabatan strategis.
Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti dipercaya menjabat sebagai Kepala Biro Kedokteran Kepolisian (Kardokpol) Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.
Sementara itu, AKBP Bestiana dipromosikan menjadi Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadirbinmas) Polda Sumatera Selatan. AKBP Riyana Purwasari dipercaya memimpin Polres Padang Pariaman di jajaran Polda Sumatera Barat, sedangkan AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum mendapat amanah sebagai Kapolres Purworejo di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
Rotasi jabatan kali ini tidak hanya mencakup promosi. Data Polri juga mencatat enam personel telah menyelesaikan pendidikan, satu personel mengikuti pendidikan lanjutan, tujuh personel menjalani pengukuhan jabatan, dan 23 personel memasuki masa purnatugas.
Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme rutin dalam pembinaan sumber daya manusia Polri guna menjaga dinamika organisasi sekaligus membuka ruang pengembangan karier bagi personel.
"Mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal," ujarnya.
Ia berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara maksimal.
Menurutnya, setiap jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme, integritas, dan dedikasi tinggi.
"Kami berharap seluruh personel yang menerima amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi serta menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Johnny.
Mutasi berkala menjadi salah satu instrumen penting dalam sistem pembinaan sumber daya manusia Polri. Selain memperkuat regenerasi kepemimpinan, rotasi jabatan juga bertujuan meningkatkan efektivitas organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi dan kebutuhan institusi.
Dengan rotasi terhadap 146 perwira ini, Polri berharap dapat memperkuat kinerja di berbagai lini, mulai dari fungsi operasional, pelayanan kepada masyarakat, hingga kerja sama internasional yang kini dipimpin Brigjen Pol. Untung Widyatmoko sebagai Kadiv Hubinter Polri yang baru. (TRN/Red)

Komentar0