GpWlTUM5GUziTUW8BSW9GfriGd==

FPK Kalbar Siapkan Silaturahmi Akbar Lintas Tokoh Etnis se-Kalimantan, 350 Peserta Bakal Hadir di Pontianak


Tinta Rakyat Nusantara.Com, KUBU RAYA – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Barat (Kalbar) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Silaturahmi Lintas Tokoh FPK Regional Kalimantan yang akan mempertemukan ratusan tokoh lintas etnis dari seluruh wilayah Kalimantan.

Persiapan kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam Coffee Morning FPK Kalbar, Jumat (7/8/2026).

Kalbar dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan akbar tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 di Pontianak.

Ketua FPK Kalbar, Burhanudin Ahad, mengatakan penunjukan Kalbar sebagai tuan rumah merupakan hasil keputusan pertemuan FPK Regional Kalimantan yang pertama kali digelar di Balikpapan pada 2025.

“Kalbar sebagai tuan rumah tahun 2026 ini berdasarkan keputusan pertemuan yang pertama di Balikpapan pada tahun 2025 lalu,” kata Burhanudin saat Coffee Morning FPK Kalbar, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, salah satu pertimbangan yang membuat Kalbar dipilih sebagai tuan rumah adalah kuatnya kerukunan dan harmonisasi masyarakat dari berbagai latar belakang etnis.

Ia menyebut, keberadaan 24 etnis yang hidup berdampingan di Kalbar menjadi salah satu daya tarik bagi para tokoh FPK se-Kalimantan.

“Para tokoh yang tergabung FPK se-Kalimantan tertarik karena kerukunan dan harmonisasi 24 etnis di Kalimantan Barat sangat erat persatuan dan kesatuannya,” ujarnya.

Selain itu, Kalbar juga memiliki Kota Singkawang, yang dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta untuk melihat secara langsung kehidupan masyarakat yang majemuk di kota tersebut.

“Apalagi, mereka mendengar bahwa di Kalbar memiliki salah satu daerah dengan predikat kota tertoleran di Indonesia yaitu Kota Singkawang. Karenanya para tokoh lintas etnis se-Kalimantan ini ingin datang dan melihat langsung ke Singkawang,” tambahnya.

Hadirkan 350 Tokoh Lintas Kalimantan

Dalam pertemuan akbar tersebut, FPK Kalbar memperkirakan sekitar 350 peserta akan hadir.

Peserta yang diundang berasal dari berbagai unsur, mulai dari Kementerian Dalam Negeri RI, Wakil Gubernur se-Kalimantan selaku Dewan Pembina FPK, Kepala Kesbangpol se-Kalimantan, Kepala Kesbangpol 14 kabupaten/kota di Kalbar, Ketua FPK provinsi se-Kalimantan hingga Ketua FPK kabupaten/kota se-Kalimantan.

Selain itu, kegiatan juga akan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, organisasi kepemudaan (OKP) serta organisasi kemasyarakatan (Ormas).

“Diperkirakan total yang akan hadir sebanyak 350 orang,” jelas Burhan.

Sejumlah agenda strategis juga telah disiapkan. Di antaranya pemaparan dari para Wakil Gubernur se-Kalimantan yang kemudian dirangkai dengan dialog.

Para peserta selanjutnya akan mengikuti rapat komisi, membahas berbagai persoalan strategis serta menyusun pernyataan sikap dan rekomendasi bersama.

Tidak hanya itu, FPK se-Kalimantan juga direncanakan menandatangani MoU kerja sama lintas bidang, antara lain sosial budaya, pendidikan, ekonomi dan bisnis serta bidang lainnya.

“MoU FPK se-Kalimantan di berbagai bidang seperti sosial budaya, pendidikan, ekonomi bisnis, dan lain-lain,” kata Burhan yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalbar.

Kenalkan Potensi Wisata Kalbar

Pertemuan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai forum dialog dan konsolidasi lintas etnis, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan berbagai potensi Kalimantan Barat kepada para peserta.

Para tokoh lintas Kalimantan akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kota Pontianak, termasuk Tugu Khatulistiwa, serta menikmati perjalanan menyusuri Sungai Kapuas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Kota Singkawang. Para peserta dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Kota Singkawang sekaligus mengunjungi sejumlah objek wisata dan situs bersejarah di kota tersebut.

Burhan berharap pertemuan lintas tokoh etnis tersebut mampu memperkuat hubungan antarmasyarakat di Kalimantan sekaligus menjadi ruang untuk merawat persaudaraan dalam keberagaman.

“Dengan pertemuan lintas tokoh etnis se-Kalimantan ini diharapkan dapat membangun dan merawat silaturahmi serta persaudaraan di tengah keberagaman. Dan juga dapat memperkenalkan berbagai potensi Kalimantan Barat,” tuturnya.

FPK Kalbar Bagikan 1.000 Bendera

Dalam kesempatan tersebut, Burhan juga mengungkapkan rencana FPK Kalbar membagikan 1.000 bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan nasionalisme sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa dan negara serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah geopolitik dan ekonomi yang dirasakan semakin sulit,” pungkasnya. (Dwi/Red)

Komentar0

Type above and press Enter to search.